Ketik disini

Tanjung

Penyebab Bus Terjun ke Jurang Masih Diselidiki

Bagikan

TANJUNG – Kasus kecelakaan tunggal bus pariwisata yang membawa rombongan wisatawan asal Cirebon di kawasan Malimbu, Desa Malaka, Lombok Utara pada Sabtu (28/1) masih di dalami Polres Lombok Utara. Hingga kemarin, sudah 12 orang yang dimintai keterangan. a�?Ada 12 totalnya yang kita mintai keterangan termasuk sopir bus,a�? ujar Kapolres Lombok Utara AKBP Rifai, kemarin (30/1).

Dijelaskan, pemeriksaan dilakukan langsung ketika peristiwa baru terjadi bersamaan dengan olah tempat kejadi perkara (TKP). Kemudian berlanjut sampai kemarin. Mengingat, mayoritas korban berdomisili di luar daerah maka dari itu Polres Lombok Utara bekerja cepat untuk mengumpulkan keterangan. a�?Kami juga sudah mengumpulkan keterangan dari saksi yang berada di TKP.

Tetapi fokus kami sekarang meminta keterangan dari korban dulu, karena mereka juga akan kembali ke daerahnya,a�? ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga telah mengecek TKP. Namun belum bisa dipastikan apakah memang ada indikasi kelalaian atau justru kondisi bus yang memang tidak layak pakai. Untuk itu, pihaknya juga akan meminta keterangan dari pemilik bus pariwisata. a�?Kita juga akan meminta keterangan saksi ahli untuk kelayakan bus,a�? katanya.

Untuk diketahui, bus yang mengangkut 21 wisatawan asal Cirebon ini terjatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 12 meter di Malimbu, Sabtu lalu. Akibatnya dua penumpang meninggal dunia. Jika hasil penyelidikan nanti memang terdapat indikasi pidana, maka akan diproses secara hukum. a�?Pasti ada pertimbangan untuk sampai ke penetapan tersangka. Yang jelas sekarang masih proses,a�? pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka