Ketik disini

Kriminal

Polisi Kerucutkan Dua Perkara Pungli

Bagikan

MATARAM – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) dugaan pungutan liar di SMPN 6 Mataram dan Dishub Kota Mataram terus digenjot. Kemarin (30/1), polisi bersama kejaksaan melakukan ekspose perkara di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB.

Kabidhumas Polda NTB AKBP Tri Budi Pangastuti mengatakan, dua kasus OTT saat ini masih pada tahap penyelidikan. Dan pihaknya terus memberi atensi dalam penanganan kasus tersebut.

a�?Sekarang masih di penyelidikan,a�? kata Tri Budi, kemarin.

Dalam penanganan perkaranya, sejumlah pihak terkait telah diklarifikasi polisi. Untuk perkara dugaan pungli di SMPN 6 Mataram, polisi telah meminta keterangan dari kepala sekolah hingga komite sekolah.

a�?Untuk yang Dishub juga seperti itu, pejabat terkait juga sudah kita klarifikasi,a�? ujarnya.

Guna menindaklanjuti keterangan sejumlah pihak terkait, kemarin polisi bersama jaksa ekspose bersama. Langkah ini dilakukan untuk menentukan apakah kasus tersebut bisa dinaikkan ke tingkat penyidikan atau tidak.

a�?Sudah kita ekspose, untuk hasilnya tunggu saja,a�? kata dia.

Tri Budi mengatakan, tim saber pungli tidak ingin gegabah dalam menangani setiap hasil OTT. Sebab, tim bekerja bukan saja untuk melakukan penindakan, tetapi juga melakukan klarifikasi dan penyelidikan lebih dalam.

Diketahui, OTT di SMPN 6 Mataram sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat yang menduga ada praktik pungutan liar di sekolah tersebut. Di mana masing-masing siswa dimintai uang sumbangan sebesar Rp 300 ribu.

Sedangkan di Dishub Kota Mataram, oknum berinisial AM, ditangkap tim saber pungli NTB. Dia terjaring dalam OTT tengah menerima uang dari salah satu koordinator juru parkir yang bertugas di wilayah Ampenan. (dit/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka