Ketik disini

Selong

Profesor UPSI Kuliah Umum di Univeritas Hamzanwadi

Bagikan

SELONG – Universitas Hamzanwadi terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Sebagai bagian dari upaya membangun universitas berdaya saing global, kemarin (30/1) pihak Universitas Hamzanwadi menggelar kuliah umum. Pemateri dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia Prof Zaharul Lailiddin Bin Saidon didatangkan untuk membuka cakrawala pengetahuan para peserta.

“Melalui kuliah umum kami berharap bisa ‘tolabil ilmi’ atau menuntut ilmu kepada yang lebih berpengalaman. Sebagai bagian dari sharing dengan universitas yang telah memiliki wawasan global,” kata Rektor Universitas Hamzanwadi Hj Sitti Rohmi Djalillah.

Kedatangan Profesor Zaharul Lailiddin Bin Saidon diharapkan bisa menginspirasi para civitas akademika yang ada di Universitas Hamzanwadi. Karena, kedatangannya juga sekaligus akan menjadi langkah awal untuk ke depan kedua universitas bisa menjalin kerja sama. Beberapa hal yang disampaikan Profesor Zaharul Lailiddin Bin Saidon diantaranya kerja sama meningkatkan kualitas mahasiswa maupun tenaga dosen.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya mempersilakan pihak Universitas Hamzanwadi bergabung dalam lembaga internasional. Baik konsorsium mahasiswa, dosen maupun para rektor,” terangnya.

Dijelaskannya, untuk mewujudkan sebuah universitas yang berdaya saing global, dibutuhkan kerja sama dan mitra dengan universitas internasioanal dari negara lain. Pihak universitas yang ingin memiliki daya saing global juga dijelaskannya harus mampu menyiapkan mahasiswa, tenaga dosen, hingga sarana prasarana.

“Untuk menuju universitas global harus ada rancangan kesuksesan yang matang. Semakin bagus rancangan itu maka semakin dekat dengan kecemerlangan dan kegemilangan. Namun rancangan yng telah kita laksanaan juga harus terus kita pantau,” ucapnya.

Ia juga menjelaskan bahwa universitas yang ingin memiliki daya saing global harus bisa menyaring dan memfilter mana yang baik bagi lembaganya. Karena tidak semua hal yang baik di universitas lain bisa diterapkan di Universitas Hamzanwadi.

“Ketika menjadi universitas yang berdaya saing global, kerja sama dengan universitas yang ada di dunia internasional harus bisa memilah mana yang baik baginya dan tidak. Universitas Hamzanwadi harus memiliki ciri khas sendiri,” pesannya. (ton/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka