Ketik disini

Pendidikan

SISWA MENDAPAT BIMBINGAN KARIR

Bagikan

MATARAM – Setelah lulus siswa tentunya memiliki pilihan. Bekerja atau melanjutkan ke perguruan tinggi (PT). Pilihan ini tentunya harus ada persiapan dari masing-masing siswa. Tidak hanya ikut-ikutan teman. a�?Kami ingin ada bayangan apa yang akan dilakukan siswa setelah lulus nantinya,a�? kata Kepala MAN 1 Mataram H Muhammad Syukri di sela-sela kegiatan bimbingan karir di madrasah setempat, kemarin (30/1).

MAN 1 Mataram menggelar bimbingan karir bagi siswa kelas XII. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag NTB H Jalalussayuti membuka kegiatan ini. Bimbingan karir bagi siswa MAN 1 Mataram dihajatkan untuk memberikan arahan dan motivasi bagi siswa kelas XII melanjutkan pendidikannya atau bekerja sereta berwirausaha.

Nara sumber bimbingan karir mendatangkan akademisi Universitas Mataram dan IAIN Mataram.

Syukri mengatakan, setelah lulus siswa tidak memilih keputusan berdasarkan ajakan teman. Melainkan, berdasarkan kemampuan. Ia mencontohkan, jika siswa melanjutkan ke PT maka harus sesuai dengan kemampuan dimiliki. Misalnya, nilai UN tinggi pada mapel Biologi maka siswa disarankan masuk Fakultas Kedokteran. Sebaliknya, jika siswa nantinya memilih bekerja maka siswa harus bisa menggandeng pelaku usaha untuk memasukkan produknya. Selain itu, siswa juga diajarkan bagaimana mengajukan permodalan. a�?Ini harus ditahu siswa nantinya jika memilih tidak melanjutkan ke PT,a�? kata Syukri.

Meski demikian ia meminta para siswa melanjutkan ke PT. Siswa yang terkendala ekonomi bisa memanfaatkan jalur bidik misi untuk masuk PT. a�?Jalur ini tidak dipungut biaya sepeserpun. Bahkan siswa yang dapat dana per bulannya,a�? imbuh dia.

Pada kegiatan ini juga para siswa diberikan keterampilan. Seperti membuat jajan dan camilan lainnya. a�?Ini nanti bisa menjadi usaha para siswa yang tidak melanjutkan ke PT,a�? sebut dia.

Tidak kalah penting tambah dia, peran bimbingan karir di madrasah memberikan motivasi kepada siswa agar terus bekerja dan belajar keras. Motivasi tersebut bisa berasal dari para alumni, entrepreneur, para lulusan dan berbagai jejaring yang dibangun madrasah. Melalui pengalaman-pengalaman ditularkan, A�siswa akan mendapatkan inspirasi. Sehingga mereka termotivasi untuk terus bekerja, belajar, serta menyiapkan diri dengan cara melatih hard skills dan soft skills. (jay/r9/*)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka