Ketik disini

Headline Praya

Loteng Ancam Rusak SD Nambung

Bagikan

PRAYAA�– DPRD dan Pemkab Lombok Tengah (Loteng), mengecam sikap Pemkab Lombok Barat (Lobar), yang mengklaim wilayah Nambung Desa Montong Ajan, Praya Barat Daya sebagai bagian dari Lobar.A� Klaim itu diperkuat setelah mereka membangun sekolah dasar (SD) di wilayah tersebut.

a�?Siapa suruh membangun fasilitas di tanah milik orang,a�? sindir Anggota Komisi I DPRD Loteng Suhaimi, kemarin (31/1).

Pernyataan itu disampaikan Suhaimi, karena selama ini Lobar selalu mengeluarkan alasan klaim Nambung, lantaran keberadaan bangunan yang dimaksud. Termasuk, alasan dokumen kependudukan yang mereka terbitkan bagi warga setempat.

Seharusnya, tekan Suhaimi pihak Lobar terlebih dahulu mengkonfirmasi kepemilikan lahan, baru kemudian membangun.

A�a�?Cepat atau lambat, aset yang dimiliki Lobar itu akan dirobohkan, karena illegal,a�? sindir politisi PDI Perjuangan tersebut.

Sementara dokumen kependudukan warga, tambah Suhaimi menjadi tugas Pemkab Loteng, dalam hal ini Dukcapil, agar dicarikan jalan keluar terbaik. a�?Apa yang dilakukan kabupaten tetangga itu, tentu menjadi pelajaran berharga untuk kita sendiri,a�? sarannya.

Maksudnya, kata Suhaimi Pemkab harus lebih memperhatikan pemerataan pembangunan. Khususnya, desa-desa perbatasan. a�?Berbicara kewenangan Kemendagri, saya berasumsi, mereka tidak akan berani mengeluarkan keputusan apa-apa, terkait Nambung ini,a�? kata Suhaimi.

Atas dasar itulah, pihaknya berharap provinsi cepat mengambil keputusan. a�?Solusi yang paling tepat menurut saya bupati Lobar dan Loteng bertemu,a�? kata Asisten I Setda Loteng HL Muhammad Amin, terpisah.

Ia optimis, keduanya bisa memutuskan jalan keluar terbaik, tidak ada yang dirugikan dan diuntungkan. Khususunya, keberadaan warga Gumi Tatas Tuhu Trasna, sebagai pemilik wilayah Nambung. a�?Semoga ada jalan keluar terbaik,a�? kata Amin.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys