Ketik disini

Bima - Dompu

Pelajar SMP dan SMA Kompak Maling Ayam

Bagikan

BIMA A�- A�Puluhan pelajar di Desa Kala, Kecamatan Donggo Kabupaten Bima, kemarin (31/1) diperiksa di kantor desa setempat. Mereka A�diduga melakukan aksi pencurian ayam peliharaan warga.

Aksi pencurian yang melibatkan para pelajar pada salah satu SMP dan SMA ini diketahui setelah dilaporkan oleh pemilik kepada sekelompok pemuda.A�Untuk mengungkap aksi pelajar tersebut, pemuda yang tergabung dalam organisasi Karang Taruna setempat menelusuri kasus yang meresahkan warga tersebut. Tak berlangsung lama, para pelaku akhirnya berhasil diidentifikasi.

Setelah nama-nama pelaku yang dicurigai telah dikantongi, mereka dipanggil bersama orang tuanya. Selanjutnya diinterogasi di balai desa. Sementara, Babikamtimas dari Mapolsek Donggo juga datang mengawal proses pemeriksaan kasus yang melibatka pelajar kelas I SMP hingga kelas III SMA tersebut.

Ketua Karang Taruna Desa Kala Mahtir mengatakan, para pelajar tersebut melakukan pencurian secara berkelompok. Total ayam yang dicuri mencapai puluhan ekor dalam waktu yang tidak terlalu lama.

a�?Jumlah pelaku sebanyak 25 orang. Semuanya berstatus pelajar. Saat ini sedang kita proses,a�? jelasnya pada Radar Tambora (Lombok Post Group), kemarin(31/1).

Menurutnya, aksi pelajar tersebut saat siang hari. Ketika pemilik ayam tengah sibuk mengurus tanaman di kebun.

a�?Setelah kami melakukan investigasi, ternyata banyak warga yang mengaku kehilangan ternak. Bahkan dalam satu pemilik ada yang mengaku 2 sampai 3 ekor ayamnya hilang dicuri,a�? ujar Mahtir.

Saat diperiksa, para pelaku mengakui perbuatannya. Mereka nekat mencuri berulang kali lantaran ketagihan. Mirisnya, dari keterangan sebagian pelaku, ayam curian tidak hanya sekadar untuk dimakan, tapi sebagian besar hasil curian dijual untuk membeli rokok dan obat-obat terlarang seperti tramadol.

Atas perbuatannya, semua pelaku akan diarak keliling kampung dalam waktu dekat menyusul permintaan warga yang merasa dirugikan.

a�?arga maunya pelaku diarak agar jera sehingga tidak ditiru oleh yang lainya,a�? tegas Mahtir.

Ia menambahkan, saat ini pelaku yang sempat diamankan telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing. Namun sebelum dilepas, para pelaku dibuatkan surat peranyataan agar kooperatif saat dipanggil untuk diproses lebih lanjut.

a�?Mengingat mereka masih sekolah, mereka akhirnya kita lepas. Tapi nanti mereka akan dipanggil lagi ketika mau diarak. Kalau ada yang sengaja tidak datang, kita jemput paksa,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka