Ketik disini

Tanjung

Wisatawan Jangan Lewat Sini Ya!

Bagikan

TANJUNGA�– Saat ini ada dua pelabuhan di Lombok Utara yang melayani penyeberangan ke tiga gili. Yakni, Pelabuhan Bangsal dan Teluk Nare. Namun saat ini penyeberangan ke tiga gili juga diramaikan dengan keberadaan pelabuhan “tikus” atau ilegal. Keberadaan pelabuhan tikus ini pun akan segera ditindak Pemkab Lombok Utara.

Dinas Perhubungan, Kelautan, dan Perikanan (Dishublutkan) Lombok Utara rencananya akan segera menutup dan memblokir pelabuhan “tikus” tersebut. Bahkan tim untuk penertiban sudah dibentuk. a�?Sudah ada tim terpadu. Semua penyeberangan harus melalui pelabuhan resmi,a�? ujar Plt Kepala Dishublutkan Lombok Utara Samsul Rizal, kemarin (31/1).

Dijelaskan, dari data yang dikumpulkan saat ini ada delapan lokasi yang dijadikan pelabuhan “tikus”. Jalur ini berada di Kecamatan Pemenang dan Tanjung. Umumnya, pengoperasian tidak hanya untuk mengangkut wisatawan ke tiga gili saja, melaikan digunakan pula bongkar muat barang.

a�?Misalnya di Pandanan, Kecinan, Sire, Teluk Kodeq, Mentigi, dan lainnya,a�? katanya.

Pengaturan jalur masuk, yaitu merujuk pada pembagian untuk wisatawan dan barang. Sebagaimana diketahui, Pemkab Lombok Utara sudah menyiapkan jalur bagi wisatawan menuju tiga gili yakni dengan Bangsal dan Teluk Nara jadi pintu utama. Sementara khusus pendistribuasian barang, rencananya akan dibuat di Muara Putat, Desa Pemenang Timur. Untuk penertiban jalur tikus ini, pihaknya akan menerjunkan sejumlah personel untuk menjaga kawasan-kawasan yang sudah di inventarisasi tadi.

Lebih lanjut, Samsul mengungkapkan, untuk dermaga yang dimiliki hotel saat ini diperbolehkan. Bahkan mereka juga sudah memiliki izin untuk dermaga tersebut seperti Lombok Lodge dan Villa Ombak. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka