Ketik disini

Bima - Dompu

Bupati Berikan 1.000 Bungkus Nasi

Bagikan

BIMA a�� Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, kemarin pagi (1/2) mengunjungi lokasi terdampak banjir. Dua diantaranya, Desa Nisa dan Desa Penapali, Kecamatan Woha. Dalam kunjungan tersebut, bupati menyerahkan 1.000 bungkus nasi untuk korban banjir.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), sekitar pukul 08.15 Wita, bupati beserta rombongan tiba di Desa Nisa, Kecamatan Woha. Di Desa Nisa, bupati menyerahkan 600 bungkus nasi. Kemudian berjalan keliling melihat kondisi rumah warga yang kena banjir.

Satu persatu rumah warga dikunjungi. Kemudian bupati menyempatkan diri untuk melihat kondisi drainase di lingkungan tersebut. Di hadapan Kades Nisa, bupati berjanji akan segera memperbaiki saluran drainase di wilayah itu untuk meminimalisir terjadinya banjir lagi.

Selain di Desa Nisa, Bupati Bima juga mengunjungi lokasi terdampak banjir di Desa Penapali. Di wilayah tersebut, bupati serahkan bantuan 400 bungkus nasi. Sama seperti di Desa Nisa, bupati juga menyempatkan diri untuk mengunjungi rumah warga terdampak banjir.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri saat diwawancara menjelaskan, hanya ada satu kecamatan di wilayah Kabupaten Bima terdampak banjir, yakni Kecamatan Woha. Namun dari satu kecamatan tersebut, ada tujuh desa yang terdampak banjir (berita sebelumnya tercatat tiga desa,red).

Diakui wanita yang akrab disapa Dae Dinda ini, selain intensitas hujan yang begitu tingga, gundulnya hutan menjadi penyebab banjir. Ditambah lagi masih lumpuhnya drainase.

a�?Saat ini kita masih fokus pada kegiatan bersih a�� bersih. Beberapa penanganan untuk mengantisipasi terjadinya banjir lagi sudah dilakukan,a�? jelasnya.

Bupati menegaskan, kegiatan normalisasi drainase dan sungai merupakan hal utama yang harus dilakukan. Itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya banjir di wilayah tersebut.

a�?Normalisasi drainase dan sungai jadi penanganan yang utama. Jangan sampai banjir kembali terjadi di wilayah ini,a�? pungkasnya.

Sementara itu, anggota Danramil Woha membantu warga Desa Nisa melakukan kegiatan pembersihan. Baik pembersihan sampah maupun lumpur di pemukiman warga tersebur.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), puluhan anggota Koramil Woha mulai turun membersihkan sisa banjir sejak pagi. Mereka sibuk melakukan pembersihan di permukiman warga dan di fasilitas umum lainnya seperti jalan raya.

Lumpur a�� lumpur di rumah warga dikumpulkan. Begitu juga halnya dengan sampah. Kemudian diangkut dengan menggunakan truk dan dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.

Selain TNI, warga setempat juga terlihat sibuk bersih a�� bersih. Mereka terlihat mengeluarkan perabot rumah tangganya yang terendam banjir. Warga membersihkannya di halaman rumah mereka.

Danramil Woha Kapten Inf I Ketut Sudiasa menjelaskan, semua anggotanya dikerahkan untuk melakukan pembersihan. Kegiatan pembersihan tersebut dilaksanakan di beberapa desa terdampak banjir paling parah. Satu diantaranya di Desa Nisa.

a�?Kami membantu korban banjir untuk membersihkan rumah mereka pasca banjir,a�? ujarnya.

Diakui Sudiasa, kegiatan pembersihan seperti itu sudah biasa dilakukan. Seperti saat bencana banjir yang menimpa wilayah Kota Bima beberapa waktu lalu. Salain membantu bersih a�� bersih, TNI juga dikerahkan untuk membantu penyaluran bantuan bagi korban banjir.

a�?Kami di sini bagi a�� bagi tugas. Ada yang bertugas membersihkan sampah dan lumpur, ada juga yang bertugas menyalurkan bantuan,a�? jelasnya.

Ramlin, 32 tahun, warga Desa Nisa A�mengatakan, sampah dan lumpur banyak yang mengendap di rumahnya. Sehingga harus segera dibersihkan. Kegiatan pembersihan tersebut dilakukan seluruh anggota keluarga dibantu aparat TNI.

a�?Kami lagi bersih a�� bersih. Tadi ada anggota TNI juga yang bantu,a�?

A�Jika aparat TNI membantu membersihkan lumpur dan sampah, anggota Polres Bima Kabupaten menyalurkan bantuan air bersih. Terutama untuk beberapa desa terdampak banjir. Bantuan air bersih mulai dilakukan sejak Selasa sore (31/1) pukul 17.15 Wita. Kapolres Bima AKBP M Eka Faturrahman bersama sejumlah anggotanya tiba di Desa Nisa, Kecamatan Woha. Mereka datang dengan mobil water canon yang berisi air bersih.

Semua warga terdampak banjir di wilayah tersebut merasa senang. Mereka membawa alat untuk menampung air masing a�� masing. Penyaluran air bersih tersebut difokuskan pada desa terdampak banjir. Satu diantaranya adalah Desa Nisa.

Kapolres Bima AKBP M Eka Faturrahman menjelaskan, penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian Polres Bima terhadap korban banjir. Menurutnya, penyaluran air bersih untuk sementara dilakukan di Desa Nisa. Mengingat Desa Nisa merupakan desa paling parah terdampak banjir.

a�?Untuk sementara penyalurannya di sini saja. Karena di sini yang paling parah banjirnya,a�? ujar Eka.

Diakui Eka, penyaluran air bersih segera dilakukan mengingat kebutuhan masyarakat akan air cukup tinggi. Karena saat banjir, masyarakat pasti kekurangan air bersih. Ditambah lagi padamnya jaringan listrik di wilayah tersebut.

a�?Air merupakan kebutuhan mendasar. Di sini banjirnya cukup tinggi, warga pasti kesulitan mendapatkan air bersih,a�? pungkasnya. (yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka