Ketik disini

Tanjung

Gak Perlu Buat Lagi, Pelabuhan Carik Sudah Mulai Dioperasionalkan

Bagikan

TANJUNGA�– Kabupaten Lombok Utara sudah memiliki pelabuhan barang tersendiri yakni Pelabuhan Carik yang berada di Bayan. Hal ini menepis keinginan DPRD Lombok Utara yang menginginkan Pelabuhan Bangsal dijadikan pelabuhan barang, kemudian Teluk Nare untuk penumpang. a�?Pelabuhan Carik sudah digunakan untuk bongkar muat barang,a�? ujar Kepala Syahbandar Pemenang Madhi.

Dijelaskan, Pelabuhan Carik sudah digunakan untuk bongkar muat semen. Bahkan Januari sudah dilakukan bongkar muat sebanyak 100 ton semen. a�?Sebenarnya seribu ton, tetapi karena gelombang cukup tinggi baru bisa 100 ton. Kami sudah sarankan agar dilakukan Maret nanti, tetapi dari agen ingin mencobanya,a�? ungkapnya.

Bahkan kedepan perusahaan semen merk lain juga akan masuk ke Pelabuhan Carik. Selain semen, aspal curah juga akan masuk lewat Pelabuhan Carik pada April mendatang. a�?Ke depan kita akan dorong terus, termasuk pupuk nanti juga,a�? katanya.

Madhi menegaskan, pihaknya tetap mencari agen-agen kapal untuk masuk melalui Pelabuhan Carik. Ini dilakukan untuk mendekatkan produsen dengan konsumen yang ada di Lombok Utara.

Lebih lanjut, Madhi juga mengungkapkan selain barang, ada juga kapal perintis yang masuk dan menurunkan penumpang. Januari lalu sudah dilakukan satu kali. Bahkan tahun kemarin setiap bulan kapal perintis masuk ke Pelabuhan Carik. a�?Sebulan paling banyak enam kali,a�? cetusnya.

Selain itu, Madhi juga tidak menutup kemungkinan Pelabuhan Carik bisa digunakan untuk kapal Pelni. Tetapi pihaknya akan melihat dulu apakah kedalaman laut memungkinkan untuk kapal Pelni bersandar di Pelabuhan Carik.

Untuk diketahui, Pelabuhan Carik ini dibangun sejak 2008 dan selesai 2013 lalu dengan dana miliaran rupiah. Selama 2014 pelabuhan ini belum dimanfaatkan dan baru beroperasional awal 2015. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka