Ketik disini

Praya

Kades di Loteng Rawan Dimakzulkan

Bagikan

PRAYAA�– Forum Kepala Desa (FKD) Lombok Tengah (Loteng), menilai kendala terberat dalam menjalankan roda pemerintahan desa, saat ini adalah nuansa politisnya yang terlalu kental. Lawan politik kerap unjukrasa, main lapor dan berusaha memperbesar masalah.

A�a�?Tujuan utamanya pun hanya satu, ingin menggulingkan jabatan kepala desa (kades),a�? kata ketua FKD Loteng Sahim pada Lombok Post, kemarin (2/1).

A�Sehingga, menurut Sahim sederetan kasus hukum yang menimpa pemimpin akar rumput selama ini, murni dendam politik, akibat kalah dan menangnya Pilkades. Keteledoran kades menggunakan anggaran desa pun, sangat berpeluang untuk diseret ke persoalan hukum. Padahal, penggunaannya sudah sesuai ketentuan aturan yang berlaku.

Namun, lanjut Sahim karena nuansa politiknya lebih kental, dari pada yang lain, maka cukup mudah setiap masalah tersebut menggelinding, hingga ke ranah hukum.

Untuk itulah, pihaknya mengingatkan agar, sederetan kasus desa yang mencuat sebelumnya, dapat dijadikan pelajaran berharga. Satu-satunya cara menangkal nuansa politik tersebut yaitu, keterbukaan penggunaan anggaran desa. Berapa pun nilai anggaran, baik untuk kebutuhan fisik maupun non fisik, harus diketahui masyarakat.

A�a�?Jangan sampai, kita selalu menjadi korban politik. Sekali lagi, lawan permainan politik itu, dengan keterbukaan dan taat aturan. Itu saja,a�? saran Sahim.

Ia menambahkan, dampak terbesar dari gejolak politik itu adalah, roda pemerintahan desa terganggu, pelayanan birokrasi terhambat dan gejolak sosial masyarakat tidak bisa dihindari.

A�a�?Sekeras apa pun permainan politik ditingkat kabupaten, ternyata lebih keras ditingkat desa. Nilai politisnya terlalu kuat,a�? keluh Kades Bonder Hamzan, terpisah.

Namun, menurut Hamzan satu cara pula melawannya, cukup dengan bersikap tenang, menerima kritikan walau pun itu menyakitkan. Yang terpenting, sudah menjalankan tugas dan fungsi aparatur pemerintah desa dengan benar, sesuai aturan dan tupoksi kerja.

a�?Kalau program tim pengawal dan pengaman pembangunan pemerintah daerah berjalan maksimal. Insya Allah, tidak akan ada lagi masalah,a�? tambah Kades Aikmual Asrorul Hadi.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka