Ketik disini

Tanjung

Green Light Tanam 300 Pohon Mangrove

Bagikan

TANJUNGA�– Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar meresmikan keberadaan kelompok nelayan Green Light yang ada di Dusun Jambianom, Desa Medana, Tanjung, kemarin (3/2). Kelompok nelayan ini fokus pada bidang pelestarian lingkungan. a�?Mangrove ini sangat penting, karena menjadi penyangga kawasan pesisir pantai,a�? ujar Najmul, kemarin.

Ditambahkan, jika alam tidak dilestarikan bencana alam pasti akan terjadi. Apalagi daerah pesisir di Lombok Utara cukup luas dan ada beberapa daerah yang memang rawan banjir rob. a�?Tanaman mangrove ini sangat penting untuk mencegah naiknya air laut karena gelombang pasang,a�? katanya.

Mangrove merupakan tanaman penyangga. Selain akarnya yang sangat kuat sebagai pemecah gelombang, mangrove juga bisa berfungsi mencegah abrasi dan memiliki nilai produksi yang sangat tinggi

Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Green Light Sudianto mengatakan, kelompok nelayan ini mengambil fokus di bidang pelestarian alam khususnya mangrove sebagai bentuk komitmen mencegah terjadinya abrasi laut. a�?Tujuan kami memang untuk mencegah abrasi. Apalagi banyak masyarakat di sini (Jambianom) yang hidup di wilayah pesisir,a�? katanya.

Untuk saat ini, memang pesisir Dusun Jambianom memang belum pernah terjadi abrasi laut. Namun tentu saja pencegahan penting dilakukan sejak dini, bukannya menunggu bencana datang baru mengambil tindakan. a�?Sekarang yang akan kita tanam ada 300 bibit mangrove. Kita tanam di pesisir pantai. Ini swadaya anggota kelompok dan masyarakat,a�? katanya.

Ditambahkan, tanaman mangrove ini sangat bermanfaat bagi manusia. Apalagi lama hidupnya bisa mencapai puluhan tahun dan memiliki fungsi sebagai pencegah abrasi. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka