Ketik disini

Selong

Hujan Ganggu Produksi Cabai Lotim

Bagikan

SELONGA�– Kondisi hujan yang hampir setiap hari mengguyur wilayah Lombok Timur (Lotim) berpengaruh pada tanaman cabai petani. Hujan menyebabkan kadar air dalam cabai tinggi. Hal ini diyakini membuat cabai mudah rusak dan membusuk.

a�?Cepat busuk kalau dipanen saat musim hujan. Ya jadi kami harus menunggu cuaca agak cerah dulu baru bisa kami panen. Biar cabainya kering,a�? kata Murdi, salah seorang petani cabai di wilayah Labuhan Haji.

Selain itu, Murdi mengaku A�hujan membuat cabai miliknya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berubah warna merah. Akibatnya para petani kadang memaksakan panen cabai meski warnanya masih hijau.

A�a�?Soalnya lebih parah lagi nanti ada yang belum dipanen tapi lebih dulu rusak,a�? tuturnya.

Pengepul cabai asal Sembalun, Azis yang biasa mengirim cabai Lotim ke luar daerah mengaku kondisi cuaca 90 persen mempengaruhi harga cabai. Hingga saat ini, pria ini mengaku harga cabai masih relatif tinggi. Karena kelangkaan produksi cabai petani di sejumlah daerah.

a�?Kalau untuk cabai keriting itu harganya kisaran Rp 35 ribu per kilo. Sedangkan cabai rawit itu Rp 80-85 ribu dari petani,a�? bebernya.

Sayangnya dengan kondisi cuaca seperti ini, para pengepul mengaku tak bisa mengirim cabai ke luar daerah. Karena cabai yang memiliki kadar air tinggi cebat membusuk dan rusak. a�?Kadang kami harus blower dulu agar cabainya kering. Tapi itu pun nggak bisa maksimal,a�? jelasnya.

Menurut Azis cabai LotimA� banyak dikirim ke sejumlah wilayah luar NTB. Mulai dari Jakarta, Batam, Pekan Baru, Belitung dan lainnya.

Terpisah, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Lotim A�H Badarudin menjelaskan bahwa produksi cabai di Lotim saat ini masih cukup untuk kebutuhan masyarakat NTB. Hanya saja, kelangkaan dan kenaikan harga di daerah lain khususnya Pasar Induk Jakarta ikut mempengaruhi kenaikan harga.

a�?Produksi petani kita di Lotim ini sangat cukup untuk kebutuhan masyarakat Lombok maupun NTB pada umumnya. Namun selama ini kan banyak cabai kita yang dikirim ke luar daerah. Karena di daerah lain tanaman cabai petani banyak yang gagal panen,a�? bebernya.

Dengan kondisi saat ini pemerintah merasa dilema. Karena, di satu sisi pemerintah harus berupaya menekan harga. Di sisi lain, harga cabai yang melambung tinggi ini tentu sangat bagus bagi petani. a�?Kalau kami di Lotim sudah mengirim cabai ke Jakarta untuk digelar operasi pasar. Agar mulai dari sana nanti harga bisa perlahan stabil,a�? tuturnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka