Ketik disini

Ekonomi Bisnis

BNI Lirik Market TKI

Bagikan

MATARAM – PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk atau BNI melihat peluang market dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) cukup tinggi. Karenanya bank nasional ini berupaya menggarap market tersebut. Untuk itu, BNI mengeluarkan kartu transaksi khusus yang diberinama Kartu Pekerja Indonesia (KPI).

a�?Produk Kartu Debit BNI KPI adalahA�produk unggulan BNI,A�kartu ini memiliki multifungsi, selain menjadi kartu Debit atau ATM BNI juga menjadi kartu identitas pekerjaA�asal Indonesia,a�? kata Corporate Secretary BNI Kiryanto belum lama ini.

Sejauh ini KPI yang sudah dikeluarkan BNI untuk dua negara tujuan kerja TKI yaitu Singapura dan Hongkong. Dengan nama Kartu Pekerja Indonesia-Singapura (KPIS) dan yang baru Kartu Pekerja Indonesia-Hongkong (KPIH). Kartu ini memiliki banyak manfaat bagi TKI yang bekerja di negeri orang.

Antara lain, pemegang kartu mendapatkan fasilitas internet/mobile/SMSA�Banking untuk memudahkan transaksi, mengakses informasi program-program dari BNI, pengiriman uang atau pembayaran tagihan diA�Indonesia melalui BNI Cabang Singapura-Hongkong atau ATM BNI. Selain itu dapat digunakan sebagai kartu belanja di toko yang memilikiA�EDCA�berlogo MasterCard.

Pemegangnya mendapat kesempatan memperoleh program pelatihan kewirausahaan dari BNI. Serta berkesempatan mendapatkan BNI Simponi dan fasilitas KPR BNI Griya untuk pembelian rumah baru atau renovasi melalui BNI Cabang di Negara lokasi TKI bekerja.

a�?Sebagai apresiasi kepada konsumen, BNI juga melaksanakan programA�diskon biayaA�remittanceA�untuk transaksi pengiriman uang melalui BNI Cabang Singapura-HongkongA�danA�gratisA�biaya transfer antar rekening BNI melalui ATM BNI atau Internet/Mobile/SMS Banking,a�? terangnya.

BNI juga memiliki berbagai program pemberdayaan TKI dan keluarga TKI yang dilaksanakan di dalam negeri atau Program Keluarga Migran Indonesia (KAMI). Program ini didesain secara komprehensif, mencakup program selama periode pre-departure, selama periode bekerja di luar negeri, serta selama periode menuju kembalinya TKI.

Apabila bekal untuk berbinis telah diberikan melalui pelatihan di negara tempat bekerja, BNI membuka kesempatan bagi para pekerja migran yang berniat berusaha di tanah air untuk mendapatkan dukungan finansial, antara lain dengan kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR) TKI.

Para pekerja migran tersebut dapat menghubungi sentra kredit kecil BNI yang A�tersebar di seluruh Indonesia untuk mengajukan KUR. Salah satu daya tarik penggunaan KUR BNI adalah suku bunganya yang rendah,A�dimana pada tahun 2016 sempat disalurkan dengan suku bungaA�9 persen per tahun. Hingga akhir tahun 2016, BNI telah menyalurkan KUR TKI BNI kepada para pekerja migran yang pernah bekerja di Singapura, Jepang, serta Taiwan.

a�?Total pekerja migran yang telah mendapatkan KUR TKI dari BNI mencapai 2.463 debitur hingga 31 Desember 2016 dengan nilai Rp 38,69 miliar,a�? tandasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka