Ketik disini

Metropolis

Jangan Malu Punya Keluarga Gangguan Jiwa

Bagikan

MATARAM – Mereka yang mengalami gangguan jiwa tidak pantas diperlakukan diskriminatif. Meski kejiwaanya sedang sakit, mereka harus diperlalukan dengan baik, terutama dari lingkungan keluarga dan masyarakatnya.

Direktur RSJ Mutiara Sukma NTB Hj Elly Rosila Wijaya mengatakan, stigma masyarakat terhadap orang dengan gangguan jiwa harus diubah. Jika di dalam sebuah keluarga, salah satu anggota keluarga mengalami gangguan jiwa, apakah anak atau bapak maka mereka harus diperlaukan dengan baik. Sebab mereka juga butuh dukungan agar bisa sembuh dari gangguan jiwa yang dialami.

a�?Mereka bisa diobati dan sembuh,a�? ujar Elly Rosila Wijaya.

Ia menyebutkan, jumlah pasien yang menjalani rawat jalan di RSJ Mutiara Sukma mengalami peningkatan, yakni antara 150 hingga 200 orang per hari. Dibandingkan kunjungan tahun-tahun sebelumnya antara 30 orang hingga 40 orang yang menjalani rawat jalan.

Sementara bagi pasien sakit jiwa berat yang dirawat inap mencapai 100 lebih tempat tidur setiap hari.

Tapi saat ini, jenis pasien yang datang berobat bervariasi. Tidak hanya pasien dengan gangguan jiwa berat, tetapi juga pasien dengan gangguan jiwa ringan. Mereka hanya sekadar konsultasi karena kecemasan berlebihan, punya perasaan akan mati, sakit maag tidak sembuh-sembuh dan sebagainya. Mereka sudah menyadari bahwa itu adalah gejala gangguan jiwa sehingga datang konsultasi. Artinya, warga sadar bahwa kesehatan jiwa sangat penting dan mereka tahu apa yang harus dilakukan. a�?Karena kalau tidak dituntaskan dari akar masalahnya, gejala-gejala itu akan tetap ada,a�? katanya.

Penyebab gangguan jiwa macam-macam, baik faktor internal maupun eksternal. Faktor internal seperti keturunan atau genetik, tapi faktor keturunan tidak terlalu signifikan. Justru faktor eksternal yang banyak, misalnya pola asuh orang tua terhadap anak, jika pola asuh salah, hal ini bisa membuat kepribadian seorang anak kurang mapan. Selain itu, juga tergantung bagaimana seseorang dalam merespons masalah. Jika mampu mengadapi masalah dengan baik maka mereka bisa survive. Tapi sebaliknya, bila tidak mampu maka orang tersebut bisa stres dan depresi. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys