Ketik disini

NASIONAL

Keren, Ada Kampung Kreatif di Sesaot

Bagikan

MATARAM – Pemprov NTB mencanangkan Kampung Kreatif Sekawan yang dikelola masyarakat Desa Sesaot, Desa Pakuan dan Desa Buwun Sejati di Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Kampung Kreatif ini akan menjadi etalase bagaimana sektor pariwisata bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar destinasi, terutama para perempuan.

Kampung Kreatif diresmikan Ketua PKK NTB Hj Erica Zainul Majdi, di kawasan wisata alam Sesaot, kemarin (5/2). Aksi ini juga disatukan dengan gerakan aksi bersih cipta pesona wisata yang ditandai dengan penanaman bibit pohon buah buahan.

Erica yang juga didampingi Ketua Badan Koordinasi Organisasi Wanita NTB Hj Syamsiah Amin dan Ketua Dharmawanita Persatuan Provinsi NTB Hj Ikhsanti Komala Rimbun Rosiady, sekaligus juga menyerahkan bantuan 1.000 bibit pohon, 5 unit terop jualan beserta perlengkapan berjualan untuk masyarakat yang terlibat dalam Kampung Kreatif Sekawan.

a�?Penting bagi masyarakat di Kampung Kreatif ini untuk membuat para pengunjung betah dan nyaman. Termasuk peduli terhadap kebersihan,a�? tandas Erica. Kebersihan itu kata dia indah dan merupakan rahmat dari Sang Pencipta.

Menjaga kebersihan juga kata Erica bagian dari cara masyarakat bertanggung jawab terhadap amanah yang telah diberikan. Baik amanah dari Sang Khalik, maupun amanah berupa bantuan dari pemerintah.

“Seindah-indahnya tempat. Kalau tidak dijaga dan tidak bersih maka tidak ada yang datang,a�? tandasnya. Sehingga, menjaga kebersihan bukan hanya berlaku untuk pengunjung destinasi wisata. Tetapi juga bagi para pedagang.

a�?Bila perlu setiap pedagang diberi pin bertuliskan tegur saya kalau tidak bersih,” pesan First Lady NTB itu.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata NTB HL Mohammad Faozal mengatakan, Kampung Kreatif yang diresmikan kemarin dihajatkan untuk A�menata kawasan wisata sekaligus mendorong tumbuhnya usaha kecil menengah (UKM) melalui kreativitas, inovasi dan usaha di masyarakat. Terutama untuk mereka yang bermukim di kawasan desa wisata.

Pada Kampung Kreaitf ini, pihaknya juga kata Faozal telah menggandeng Bank Rakyat Indonesia untuk terlibat dalam akses permodalan bagi para perempuan ibu rumah tangga yang menjadi bagian Kampung Kreatif. Langkah ini kata dia sebagai bagian dari ikhtiar pemerintah provinsi untuk memastikan masyarakat lepas dari praktek rentenir.

Sehingga akses para perempuan yang berjualan di desa wisata Sesaot tidak terikat pada praktek pinjaman di luar nalar dengan bunga sampai 70 persen. a�?BRI akan menyalurkan bantuan melalui KUR dengan bunga ringan yang disiapkan pemerintah,” jelasnya.

Selain itu, BRI juga akan terlibat dalam pembinaan dari sisi manajemen dan pengembangan usaha mereka yang tergabung dalam Kampung Kreatif.

Di kampung kreatif tersebut, masyarakat juga di arahkan untuk membangun usaha, seperti home stay. Bahkan, home stay yang terbentuk akan diberikan bantuan mengakses pasar secara online dan tidak ketinggalan yakni kebersihan di lokasi wisata.

“Tahun ini akan ada lima home stay yang akan di kembangkan di kawasan wisata Sesaot, termasuk saat ini sudah ada 46 orang dari masyarakat sekitar yang juga sudah bertugas menjaga kebersihan,” imbuh Faozal.

Sementara, Pimpinan Cabang BRI Mataram I Gusti Ngurah Jaya Aksana menjelaskan keikutsertaan BRI dalam kampung kreatif tidak terlepas dari program BUMN hadir untuk negeri. Dimana, BRI diminta ikut berperan aktif dalam pembangunan kemasyarakatan.

“Kami siap membantu permodalan masyarakat di kawasan wisata yang memiliki usaha, sehingga dengan mudah memperoleh fasilitas melalui KUR,” ucapnya.

Menurutnya, BRI melalui Unit Narmada, sudah sejak lama berkecimpung di desa wisata Sesaot. Hanya saja, diakuinya tidak semua masyarakat di daerah itu tersentuh permodalan.

“Mulai tahun ini kami akan mencoba meningkatkan lagi pemberian modal kepada para pelaku usaha di Sesaot, sehingga bisa meningkatkan aktivitas masyarakat di daerah itu,” tandasnya. (KUS/LOMBOK POST)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka