Ketik disini

Tanjung

Pemdes Serahkan ke Pemkab

Bagikan

TANJUNG – Pasca-OTT yang dilakukan Saber Pungli Pemprov NTB beberapa waktu lalu, pengelolaan sampah di Gili Trawangan dikhawatirkan terganggu. Kepala Desa Gili Indah H. Taufik menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi dengan bupati yang melibatkan anggota dewan, maupun kalangan pengusaha.

Dalam rapat tersebut, disepakati jika sebulan ini pengelolaan sampah, dalam hal ini pengangkutan akan dilakukan pemkab. ”Untuk satu bulan ini sampah ditangani pemda. Akan diusahakan untuk ditalangi tapi kami belum tahu apakah bisa atau tidak,” ujarnya.

Ditambahkan, penanganan sampah ini harus dilakukan dengan cara petugas dari pemkab turun langsung ke Trawangan dan mengangkut sampah yang dihasilkan pengusaha. ”Tugas kami sudah selesai. Selanjutnya pemkab harus turun mengangkut sampah. Pengurus di sini (Trawangan) tidak ada yang turun lagi karena khawatirnya menimbulkan masalah lagi. Kita lihat nanti bagaimana penanganan pemda,” tandasnya.

Selain itu untuk keamanan di Gili Trawangan yang selama ini dihandle security island juga dihentikan sementara. ”Security juga kita hentikan sementara. Besok (hari ini, Red) kita akan lakukan pertemuan dengan Polres membahas bagaimana baiknya masalah keamanan ini setelah security island dihentikan,” ungkapnya.

Menurutnya, jika persoalan kebersihan dan keamanan ini tidak segera teratasi, dikhawatirkan justru berimbas pada pariwisata dan wisatawan yang datang ke Trawangan. Sebab, selama ini dua hal itu merupakan hal yang sangat penting di Gili Trawangan.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup I Ketut Masa yang dihubungi koran ini membenarkan jika pemerintah kabupaten akan mengambil alih pengelolaan sampah di Gili Trawangan. ”Untuk Februari ini kita akan ambil alih,” pungkasnya. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka