Ketik disini

Tanjung

Tim Saber Pungli KLU Apa Kabar?

Bagikan

TANJUNG – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim Saber Pungli Pemprov NTB di Gili Trawangan beberapa waktu lalu, diapresiasi DPRD Lombok Utara. ”Kalau bisa sekalian sampai ke Senaru sana. Karena di sini (Kabupaten Lombok Utara/KLU) ada (tim saber pungli), tapi belum melakukan gebrakan,” ujar Ketua Komisi I DPRD Lombok Utara Ardianto.

Terlepas dari kinerja tim Saber Pungli, Ardianto juga mengungkapkan keprihatinannya atas OTT yang menimpa terduga pelaku. Hal ini terjadi karena sampai saat ini dasar pungutan jasa khususnya kebersihan masih dipertanyakan. ”Hal ini sudah kita khawatirkan sejak lama. Dari awal kita sudah minta pemerintah menyiapkan regulasi,” katanya.

Regulasi yang  dimaksud dalam hal ini berupa Perda. Namun pemerintah belum memberikan perhatian atau lamban menindaklanjuti sehingga masyarakat menjadi korban. ”Ini dampaknya masalah sampah di Trawangan, harus segera disikapi pemda,” tandasnya.

Ditambahkan, saat ini masyarakat dan lembaga sudah punya semangat dan kemauan membangun serta ikut menata Gili Trawangan. Peraturan atau regulasi ini penting agar ada jaminan dan kepastian hukum bagi masyarakat maupun pengusaha. Terkait berapa biaya yang dikeluarkan untuk sampah ini dan kepada siapa dibayarkan. ”Tinggal pemerintah menyiapkan regulasinya karena jadi prioritas. Bukan membeli tanah untuk tempat sampah yang jadi prioritas,” cetusnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengungkapkan, tim Saber Pungli Lombok Utara sedang melakukan pemantauan pelayanan yang rawan. ”Kalau ada pelayanan publik yang mengutip uang tidak ada aturannya tentu akan ditindak. Sekarang tim juga sedang mengumpulkan data,” tandasnya singkat. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka