Ketik disini

Praya

Pemkab Fokus Penanganan Pascabanjir

Bagikan

PRAYAA�– Banjir yang menerjang empat desa, di tiga kecamatan di Lombok Tengah (Loteng) mulai surut. Tugas tim reaksi cepat kini harus menangani urusan pascabanjir. Khususnya, menyangkut kesehatan warga dan penanganan lingkungan.

a�?Inilah tugas terberat kita yang terakhir yaitu, menangani pasca banjir. Saya minta dinas dan instansi terkait bergerak cepat,a�? seru Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, kemarin (6/2).

Dinas dan instansi yang dimaksud, beber Pathul meliputi, Dinas Kesehatan (Dikes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR). Termasuk, PMI dan seluruh sukarelawan. a�?Tolong laksanakan tugas tim reaksi cepatnya masing-masing,a�? serunya lagi.

Wabup berharap, dalam waktu beberapa hari kedepan, penanganan pascabanjir sudah selesai.

a�?Untuk urusan kesehatan, kami mengerahkan seluruh petugas Puskesmas dan Pustu di masing-masing lokasi banjir,a�? kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng Mutawali, terpisah.

Mereka, kata Mutawali wajib siaga di tenda-tenda darurat, bila perlu jemput bola turun ke warga. Mereka harus mengendalikan penyakit pascabanjir seperti, gatal-gatal, alergi, ispa, infeksi, hipertensi, disentri, diare dan asma.

a�?Kami menerima keluhan sejumlah penyakit itu. Kami pun langsung menangani, tidak boleh menunda-nunda,a�? kata Mutawali.

Sementara itu, ketua tim reaksi cepat Loteng HL Muhammad Amin mengatakan, penyebab banjir akan diselesaikan setelah air benar-benar surut. Penanganan utama dilakukan di Dusun Pasung Desa Bangket Parak.

A�a�?Karena di tempat itu, setiap tahunnya berlangganan banjir. Setiap musim penghujan, wajib banjir,a�? kata Asisten I Setda Loteng tersebut.

Program jangka pendek, kata Amin seluruh warga Dusun Pasung dibantu tim reaksi cepat dan relawan, menurut rencana akan melaksanakan gotong-royong, Rabu (besok). Tujuannya, membersihkan saluran irigasi dari sampah, rumah-rumah warga, rumah ibadah dan sarana pendidikan.

Jangka panjangnya, lanjut Amin Pemkab akan melakukan penataan lingkungan. Akan dibangun kandang ternak bersama, pemukiman warga tidak boleh berpecar-pencar terlalu jauh dan revitalisasi saluran irigasi. Penyebab banjir di Dusun Pasung selama ini penggundulan hutan. Parahnya lagi, bantaran sungai dan saluran irigasi terjadi penyempitan.

A�a�?Kami merasa bersyukur dan berterima kasih, karena Pemkab bergerak cepat. Alhamdulillah, kebutuhan masyarakat terpenuhi,a�? sambung Kepala Desa (Kades) Bangket Parak Ardaman.

Untuk urusan pascabanjir, kata Ardaman masyarakat Desa Bangket Parak, siap mendukung program pemerintah. a�?Dari pada kita berlangganan banjir setiap tahunnya, maka kita harus patuh dengan kebijakan pemerintah,a�? katanya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka