Ketik disini

Tanjung

Penertiban Bangsal Hanya Angin Lalu

Bagikan

TANJUNGA�– Pemkab Lombok Utara telah melakukan penertiban di kawasan Pelabuhan Bangsal. Meski demikian, pelayanan cidomo yang ada di Bangsal masih mendapat sorotan dari wisatawan. Karena penarikan tarif kepada wisatawan masih belum ada aturan yang jelas.

Untuk itu, pemkab diharapkan bisa melakukan pembenahan terhadap permasalahan tersebut. a�?Memang masih ada wisatawan yang mengeluhkan pelayanan dari cidomo di Bangsal,a�? kata Ketua Asosiasi Kusir Cidomo Bangsal Sairi saat menghadiri pertemuan dengan Disbudpar Lombok Utara, kemarin (6/2).

Dijelaskan, keluhan yang diterima mulai dari pelayanan hingga tarif yang dianggap terlalu mahal. Untuk sekali jalan, ada beberapa kusir cidomo yang mengenakan biaya Rp 30 ribu. Padahal saat penertiban yang dilakukan pemkab disepakati tarif cidomo sekali jalan sebesar Rp 15 ribu. Tarif ini memang dasar kesepakatan, karena belum ada regulasi yang mengatur khusus berapa nilai penarikan.

Sementara itu, Plt Kepala Disbudpar Lombok Utara Baiq Prita Setiati mengatakan, pihaknya saat ini tengah memberikan pehamanan kepada kusir cidomo. Sehingga dalam menghadapi penumpang, mereka memiliki pengetahuan terkait pelayanan. a�?Selama ini banyak keluhan cidomo pada pelayanan. Untuk itu SDM kusir perlu diberikan pengetahuan agar mampu merubah imagenya,a�? katanya.

Ke depan, pihaknya juga akan menyeragamkan semua kusir cidomo menggunakan baju ciri khas Lombok Utara. Minimal menggunakan sapuk, pakaian, dan penyeragaman cat cidomo. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka