Ketik disini

Giri Menang Headline

Atap Terangkat, Pohon Bertumbangan

Bagikan

GIRI MENANG – Kabupaten Lombok Barat kembali diterpa bencana alam. Setelah sebelumnya banjir dan longsor melanda wilayah Sekotong, Lembar, Labuapi, dan Batulayar. Kini giliran angin kencang yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan atap rumah warga terangkat.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Barat, hingga pukul 16.00 Wita, belasan pohon tumbang akibat angin kencang terjadi di beberapa titik lokasi di Lobar. Hanya saja, kondisi terparah terjadi di Kecamatan Narmada, Kediri, dan Kuripan.

Sedikitnya sekitar tujuh pohon tumbang di Kecamatan Narmada. Namun terparah terjadi di dua titik. Yakni depan Puskesmas Narmada dan disamping Kantor Camat Narmada.

Akibat lokasinya berada di jalur utama, pohon tumbang di depan Puskesmas Narmada menyebabkan kemacetan parah sepanjang 1 km. Banyak pengendara yang memutar balik kendaraannya untuk mencari jalan lain. Sebagian lagi tetap bertahan menunggu penangan oleh petugas BPBD Lobar dibantu kepolisian setempat yang memotong dahan kayu.

Selain Narmada, titik pohon tumbang lainnya juga terjadi di Kecamatan Kuripan, tepatnya di Desa Kuripan Selatan. Kali ini menerjang satu rumah warga di Dusung Tunggulawang. Beruntung hanya mengenai atap rumah paling luar. Tak sampai mengakibatkan rumah tersebut roboh.

Bergeser ke dusun sebelah, Dusun Batu Tulis angin kencang yang terjadi kemarin juga membuat atap rumah warga bernama Amaq Sekenah terangkat. Rumah bantuan pemerintah itu, kini hanya sebagian yang beratap. Karena sebagiannya lagi, terangkat oleh angin.

Petugas yang datang ke lokasi terpaksa membongkar seluruh atap rumah yang masih tersisa. Ini dilakukan untuk menghindari kejadian semakin parah.

Amaq Sekenah mengaku tidak mengetahui pasti kejadian tersebut. Sebab, sepulangnya dari sawah, ia sudah menemukan sebagian atap rumahnya terangkat. “Kejadiannya mungkin tadi sekitar pukul 09. 00 Wita,a�? terangnya.

Amaq Sekenah sendiri tinggal bersama istri dan dua anaknya. Menemukan kondisi rumahnya porak-poranda, ia lantas melapor ke tetangga. Sebelum akhirnya pemerintah desa dan petugas BPBD dan Basarnas turun memberikan penanganan.

Sementara itu, data BPBD Lobar menyebutkan, titik lokasi pohon tumbang juga terjadi di jalur penghubung Kecamatan Kediri dengan Desa Ombe Baru. Berikutnya di depan SMAN 1 Gerung, dan di depan Kantor Bupati Lobar.

Kabid Penanggulangan Bencana BPBD Lobar Tohri memastikan seluruh titik pohon tumbang itu sudah dievakuasi. Begitu pula dengan bantuan terhadap warga yang rumahnya menjadi korban, sudah didistribusikan langsung.

“Begitu ada laporan, anggota langsung turun ke lokasi memberikan penangananan,a�? ungkapnya.

Untuk rumah Amaq Sekenah, Tohri mengaku sudah meminta petugasnya menyediakan bantuan terpal. Agar sewaktu-waktu terjadi hujan, bisa difungsikan.

“Bantuan logistik lain sudah kita distribusikan. Khususnya warga yang terkena dampak. Pak Bupati memerintahkan langsung,a�? akunya.

Terkait dengan korban jiwa, Tohri menyebut belum menerima laporan. Termasuk pohon tumbang yang terjadi di Desa Jatisela, Kecamatan Gunungsari yang kembali mengenai rumah warga. “Nah, ini belum ada laporan masuk,a�? katanya.

Tohri berharap, masyarakat khususnya pengguna jalan lebih waspada. Karena angin kencang ini diprediksi masih akan berlangsung hingga beberapa hari ke depan. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka