Ketik disini

Sumbawa

DPRD Sumbawa Setujui Merger BPR NTB

Bagikan

SUMBAWAA�– DPRD Sumbawa akhirnya memutuskan menyetujui PD BPR NTB Sumbawa untuk bergabung dengan PD BPR lainnya se-NTB menjadi PT BPR NTB. Persetujuan marger tersebut berdasarkan hasil keputusan rapat seluruh pimpinan DPRD Sumbawa besama seluruh pimpinan fraksi DPRD Sumbawa, kemarin(7/2).

Pada rapat yang dipimpin langsung ketua DPRD Sumbawa Lalu Budi Suryata di ruang rapat pimpinan itu, dari sembilan fraksi, enam fraksi menyetujuai merger. Yakni Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Demokrat, Fraksi PPP, Fraksi Golkar, Fraksi PAN, Fraksi Bintang Keadilan. Enam fraksi tersebut menyatakan persetujuan dengan berbagai syarat.

Sedangkan tiga fraksi lainnya yakni Fraksi NasDem, Hanura dan Gerindra tetap dengan sikap sebelumnya menolak dengan tegas. Ada beberapa alasan utama penolakan. Keputusan merger dikhawatirkan akan merugikan daerah. Misalnya terkait penyertaan modal, deviden bertentangan dengan aturan yang ada.

Setelah mendengar pendapat dan masukan dari semua pimpinan fraksi dan pimpinan DPRD lainnya, Ketua DPRD Sumbawa L Budi Suryata memutuskan DPRD Sumbawa menyetujui merger. Terkait penolakan dari tiga fraksi, menurut Budi, hal itu adalah yang yang lumrah karena perbedaan pandangan. Namun pada prinsipinya keputusan lembaga sudah dikeluarkan.

a�?Dalam pengambilan keputusannya juga telah melalui mekanisme dan ketentuan yang ada. Termasuk mendengarkan pandangan dan keputusan para pimpinan fraksi,a��a�� katanya.

Ada beberapa poin penting yang menjadi rekomendasi DPRD Sumbawa dengan ditetapkannya persetujuan merger kemarin. Antara lain dalam proses penempatan direksi dan dewan komisaris harus proporsional. Begitu juga dalam pengambilan keputusan melalui RUPS harus melibatkan semua pihak.

Begitu juga terkait deviden, CSR, hingga penempatan karyawan maupun SDM yang ada harus proporsional sesuai dengan besaranA� modal yang disetorkan. Terkait dengan demosi yang dilakukan oleh PD BPR Sumbawa beberapa waktu yang lalu, fraksi bersepakat untuk memulihkan nama baiknya kembali. Terhadap dewan direksi yang dianggap melakukan kesalahan itu harus diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selanjutnya keputusan yang ditetapkan kemarin itu kata Budi akan diteruskan ke bupati sebagai penguat dari keputusan eksekutif. Eksekutif sendiri menyetujui merger. Selain itu keputusan DPRD ini juga akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi NTB. Tidak hanya itu, keputusan final ini juga akan diteruskan ke DPRD KSB. Karena sebelumnya pihak DPRD Sumbawa juga pernah beberapa kali melakukan konsultasi ke DPRD KSB terkait persoalan merger ini. (aen/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka