Ketik disini

Bima - Dompu

Kapolda : Jadilah Polisi yang Rendah Hati

Bagikan

KOTA BIMAA� a�� A�Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono tak lama lagi akan meninggalkan wilayah NTB, dimutasi ke Mabes Polri. Pada kunjungan terakhirnya di Polres Bima Kota, Selasa (7/2), kapolda berpesan agar anggota Polres Bima Kota dan Polres Bima Kabupaten menjadi polisi yang rendah hati.

a�?Jadilah polisi yang rendah hati dan selalu amanah dalam bekerja,a�? pesannya dalam apel penandatanganan prasasti di halaman Mapolres Bima Kota Gunung Dua, kemarin(7/2).

Dijelaskan Umar, kunjungannya tersebut merupakan bagian dari silaturahmi. Ia ingin memberikan apresiasi pada jajaran Polres Bima Kota dan Polres Bima Kabupaten karena telah membantu korban banjir. Meski pribadi personel polres sendiri merupakan korban bencana banjir itu.

a�?Mari kita mengubah cara berpikir kita, karena pada intinya kita bekerja mengharapkan ridho Tuhan,a�? katanya.

Umar mengimbau anggotanya untuk memberikan pelayanan yang cepat. Serta melayani masyarakat yang benar a�� benar membutuhkan pelayanan dan menjadikan pekerjaan sebagai ladang beramal. Dalam memberikan pelayanan, anggota Polri diharapkan bersikap sopan dan santun.

a�?Yang harus diingat, saya digaji oleh rakyat, saya harus melayani rakyat dan saya tidak ingin menyakiti rakyat. Intinya dalam memberikan pelayanan tidak usah melihat latar belakar jabatan seseorang,a�? ujar kapolda yang dikenal dekat dengan masyarakat ini.

Apel penandatanganan prasasti tersebut dihadiri oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamyanti Putri, Asisten I Setda Kota Bima, Ketua MUI Kabupaten Bima dan Kasdim Kodim 1608 Bima. Penandatangan prasasti pembangunan Mapolres Bima Kota dan Mapolsek Asakota yang baru mengakhiri apel tersebut.

Selain meresmikan kantor Polres Bima Kota, dalam kunjungan kemarin, kapolda menyerahkan bantuan untuk Pondok Pesantren Al Fathua��alim. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp 50 juta dan diterima langsung pemilik ponpes yakni AIPDA Junaidin.

Pantauan Radar Tambora (Lombok Post Group), rombongan kapolda tiba di ponpes yang berlokasi di Dusun Songgela, Kelurahan Kolo tersebut sekitar pukul 08.20 Wita. Kapolda terlihat didampingi oleh Kapolres Bima Kota AKBP Ahmad Nurman Ismail, Kapolres Bima Kabupaten AKBP M Eka Fathurrahman dan Kapolres Dompu AKBP Jon Wesly Arianto.

Dihadapan Kapolda NTB, AIPDA Junaidin menjelaskan awal mula didirikannya ponpes tersebut. Menurutnya, ponpes tersebut didirikan tahun 2010 dengan luas lahan 95 are. Semula bangunan pondok pesantren itu terbuat dari bambu. Namun kinia semua bangunannya sudah permanen.

Junaidin mengaku bangga dan bahagia atas kunjungan kapolda. Sebagai anggota Polri, Junaidin mengaku tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.
a�?Alhamdulillah ponpes dibangun dari nol. Siswa yang belajar disini sudah lebih dari 100 orang. Bahkan sudah ada yang melanjutkan sekolahnya ke luar daerah,a�? bebernya Junaidin di depan kapolda.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengaku sudah lama ingin berkunjung dan membantu ponpes tersebut. Rencananya kunjungan akan dilakukan akhir tahun 2016. Namun karena bencana banjir melanda Kota Bima, rencana tersebut diundur.

Umar Septono, di hadapan siswa ponpes menuturkan, bahwa inti dari kehidupan di bumi adalah ibadah. Semua kegiatan harus dikerjakan dengan niat ibadah. Sehingga jika ibadahnya baik, maka amalannya juga akan baik.

Ia mengimbau para siswa untuk memanfaatkan kondisi yang serba terbatas tersebut. Kondisi tersebut diharapkan bisa memacu semangat belajar. Serta bersikap santun dan sopan dalam menjalani kehidupan sehari a�� hari.
a�?Intinya apa yang kita lakukan, selalu mengharapkan ridho dari Allah,a�? pungkasnya.

Kegiatan kunjungan Kapolda NTB tersebut diakhiri dengan penyerahan piagam penghargaan untuk anggota Polres Bima Kota. Kapolda juga memberikan bantuan berupa Alquran.(yet/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka