Ketik disini

Praya

Puluhan Hektare Padi Gagal Panen

Bagikan

PRAYAA�– Sekitar 52 hektare lahan pertanian padi milik warga di Dusun Pasung Desa Bangket Parank, Pujut, Lombok Tengah (Loteng)A� dipastikan gagal panen. Itu setelah, padi yang baru berumur dua bulan diterjang banjir.

a�?Hingga sekarang, persawahan warga masih tergenang banjir. Belum surut 100 persen,a�? kata Camat Pujut Lalu Sungkul, kemarin (7/2) di pendopo bupati.

Untuk meringankan beban para petani pihaknya dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat. Dengan harapan, dinas menyediakan bantuan, baik bibit padi, obat-obatan dan perbaikan irigasi pertanian. a�?Karena ini darurat bencana, maka harus disediakan,a�? pesan Sungkul.

Selain lahan pertanian, beber Sungkul warga di Dusun Pasung juga mengalami kerugian besar lainnya. Hal iniA� karena 72 ha tambak ikan jebol diterjang banjir.

a�?Total kerugian, masih kita hitung. Kita berharap dinas dan instansi terkait bisa membantu,a�? harapnya.

Sementara di Desa Kuta, banjir hanya menerjang pemukiman warga tidak sampai merusak lahan pertanian dan perkebunan warga. Lebih lanjut, pihaknya berterima kasih, karena Pemkab, relawan, instansi swasta, hingga partai politik (parpol) bergerak cepat membantu.

A�a�?Kalau di wilayah pemerintahan Praya Timur, masih kita pikirkan bagaimana membantu petani tambak udang,a�? sambung Camat Praya Timur Muliardi Yunus, terpisah.

Sementara itu, ketua tim reaksi cepat, yang juga Asisten I Setda Loteng HL Muhammad Amin mengatakan, timnya masih fokus menyelesaikan penanganan pascabanjir. Khususnya, menyangkut kesehatan para korban. Tim tenaga medis dari Dinas kesehatan (Dikes) setempat, masih siaga di lokasi banjir.

Menurut rencana, Kamis (besok) seluruh PNS Loteng, akan melaksanakan gotong-royong di empat desa di tiga kecamatan. Mereka akan, membersihkan rumah-rumah warga, saluran irigasi, sungai, lahan pertanian dan memperbaiki tambag.

a�?Sebenarnya, kegiatan itu akan kita laksanakan Rabu (hari ini). Tapi, agendanya bertepatan dengan Musrembang tingkat kecamatan,a�? kata Amin.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka