Ketik disini

Metropolis

Kondisi Balai Sosial Masih Memprihatinkan

Bagikan

MATARAMA�– Balai-balai sosial di NTB harus lebih manusiawi. Sebab kondisi balai yang menjadi tempat rehabilitasi warga berkebutuhan khusus sebagian masih memperihatinkan.

Kepala Dinas Sosial NTB H Ahsanul Khalik mengatakan, mulai tahun 2017, pihaknya akan menambah alokasikan anggarkan untuk pengadaan sarana prasarana. Hal ini akan terus dilakukan secara bertahap. Sebab ada beberapa balai yang juga harus diperbaiki tahun ini, karena kondisi gedungnya memprihatinkan.

Menurunya, bagaimana mungkin pemerintah bisa mengurus manusia jika tempatnya juga tidak baik. a�?Untuk memanusiakan manusia secara manusiawi, harus ditunjang dengan sarana dan prasarana yang baik,a�? katanya.

Ia mengaku pernah menemukan salah satu balai yang menangani remaja. Namun tempat tidurnya saja tidak manusiawi. Untuk itu, ia minta agar diganti tempat tidurnya. Termasuk beberapa staf di dinas sosial yang ia roling ke beberapa balai. Karena ada beberapa balai yang membutuhkan tambahan SDM.

Ia menyebutkan, jumlah balai sosial yang dimiliki saat ini ada delapan. Dua diantaranya menangani kaum lanjut usia, satu balai menangani tuna sosial, dua menangani anak, satu balai menangani remaja, satu menangani orang terlantar dan satu lagi balai untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Balai yang menangani lanjut usia ada di BimaA� dan Mataram. Sementara untuk orang telantar ada di Aikmel, Lombok Timur. Dua di Lombok Barat yakni untuk remaja di Bengkel dan balai untuk anak-anak di Suranadi. a�?Sisanya beralamat di Mataram,a�? terang Khalik. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka