Ketik disini

Praya

Kunjungan Wisatawan Menurun

Bagikan

PRAYAA�– Kunjungan wisatawan di Pantai Kuta dan sekitarnya di Desa Kuta, Pujut Lombok Tengah (Loteng) mengalami penurunan. Itu terjadi karena dampak banjir yang menerjang enam dusun, di desa wisata tersebut.

a�?Penurunannya sekitar 10 persen. Bisa dilihat, Pantai Kuta dan sekitarnya mulai sepi,a�? kata Kepala Desa (Kades) Kuta Lalu Badaruddin, kemarin (8/2) usai menghadiri pembukaan Musrenbang tingkat kecamatan di alun-alun Tastura.

Dusun yang bersentuhan langsung dengan fasilitas, sarana dan prasarana pariwisata, kata Badaruddin yaitu Baturiti. Di tempat itu, ada tujuh penginapan yang tergenang air.

a�?Salah satunya, Dedya��s Homestay yang terpaksa memindahkan tamunya ke lantai dua,a�? keluhnya.

Kendati demikian, pihaknya merasa bersyukur karena wisatawan tidak langsung meninggalkan Kuta. Karena itu ia berharap, melalui Festival Pesona Bau Nyale, yang akan digelar 16-17 Februari mendatang, kunjungan wisatawan meningkat.

a�?Ternyata, dampak banjir ini besar. Tapi, Alhamdulillah debanjir sudah surut total, tinggal penanganan pancabanjirnya saja,a�? kata Badaruddin.

Berbicara bantuan, tambah Badaruddin pemerintah, relawan, perusahaan BUMD, BUMN, bahkan partai politik menggelontorkannya secara besar-besar, dari sembako, pakaian layak pakai, selimut dan obat-obatan

A�a�?Alhamdulillah, di lokasi banjir di Desa Bangket Parak sudah surut. Saat ini, warga sedang bergotong-royong,a�? sambung Kades Bangkat Parak Ardaman.

Menurut rencana gotong-royong besar-besaran, akan dilaksanakan Kamis (hari ini), melibatkan seluruh abdi negara dilingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan. a�?Kegiatan itu, Insya Allah akan kita laksanakan secara bergiliran, diseluruh lokasi banjir,a�? tambah ketua tim reaksi cepat, yang juga Asisten I Setda Loteng HL Muhammad Amin, terpisah.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka