Ketik disini

Tanjung

Pemdes Jangan Main-main Ya!

Bagikan

TANJUNGA�– Pelayanan oleh pemerintah desa menjadi salah satu atensi Tim Saber Pungli Lombok Utara. Untuk mengontrol pemerintahan desa, Tim Saber telah merekrut 50 orang non-PNS dan kepolisian.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menjelaskan Tim Saber Pungli saat ini sudah bergerak ke semua desa, tidak hanya polisi dan PNS. a�?50 orang yang direkrut itu dari elemen masyarakat. Bisa saja preman atau tuan guru,a�? ungkapnya, kemarin (8/2).

Saber Pungli menyasar ke semua desa dalam rangka mengawasi dana desa (APBN) dan ADD (APBD). Hal ini langsung merupakan instruksi Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) kepada Tim Saber Pungli pusat.

Ini untuk menunjang rencana Kementerian Desa dan PDT yang akan meningkatkan dana desa dua kali lipat. a�?Pemerintah harus memberikan jaminan penyelenggaraan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Sementara itu, Kabid Penataan Pemerintah Desa, Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Edi Agus Wahyudi mengatakan, dalam pembinaan ke desa-desa, pihaknya telah menyarankan agar pelaksanaan anggaran diarahkan sesuai ketentuan. Karena semuanya sudah tertuang sehingga sangat sulit melakukan pungli. a�?Setiap desa tahu eksekusi anggaran harus sesuai dan mengikuti APBDes,a�? katanya.

Selain itu, pemerintah desa saat ini tidak boleh memungut uang untuk pembuatan administrasi seperti surat keterangan, rekomendasi dan pengantar. Namun yang boleh dilakukan pungutan antara lain pengelolaan aset desa seperti pemandian, objek pariwisata, pasar, dan lahan parkir. (puj/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka