Ketik disini

Metropolis

Pemprov Gelontorkan Rp 10 Miliar

Bagikan

MATARAMA�– Pemprov NTB mengalokasikan dana sebesar Rp 10 miliar untuk penanggulangan bencana. Dana ini masuk di APBD 2017 sebagai dana tidak terduga yang bisa dipakai setiap saat untuk mengatasi berbagai bencana di daerah.

Sekretaris Daerah NTB H Rosiady Sayuti menjelaskan, jumlah dana ini meningkat dibandingkan tahun 2016 hanya Rp 5 miliar. Penggunaan anggaran ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya bencana, serta penanganan saat bencana.

Sementara untuk banjir bandang di Kota Bima, saat ini sudah masuk dalam penanganan pascabencana. Sehingga program-program pembangunan reguler bisa masuk ke sana. Seperti perbaikan rumah tidak layak huni bagi rumah warga yang rusak akibat banjir.

Termasuk program perbaikan infrastrutur, saluran darinase, pengadaan sumber daya air, perbaikan jalan dan jembatan. a�?Kegiatan yang sifatnya reguler bisa dialihkan ke sana,a�? ujar Rosiady.

Untuk menghadapi berbagai bencana yang terjadi akhir-akhir ini, pemerintah kabupaten-kota diminta proaktif membantu penanggulangan bencana. Apa yang menjadi kebutuhan dalam penanganan pascabencana perlu segera disampaikan.

Sehingga bisa diketahui mana saja yang bisa dibantu pemprov dan mana yang dibantu pusat. Menurutnya akan lebih baik belanja-belanja tidak perlu melalui proses tender agar lebih cepat membantu warga.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB H Muhammad Rum kepada wartawan mengatakan, dampak dari bencana ini tidak hanya menimbulkan kerusakan. Akan tetapi juga memicu meningkatnya angka kemiskinan. Apalagi kerugian mencapai triliunan.

Untuk itu, saat ini solusi terbaik yang harus dilakukan pemerintah adalah program penurunan risiko bencana. Seperti melakukan normalisasi sungai yang menjadi pemicu bencana. Ia juga meminta agar ada pengalihan anggaran perbaikan infrastruktur untuk normalisasi sungai. a�?Karena jika meningkatnya angka kemiskinan, maka akan lebih berat dalam penurunannya,a�? kata Rum. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka