Ketik disini

Politika

Pilih Mori atau Johan ?

Bagikan

MATARAM – Kandidat bakal calon gubernur (Bacagub) NTB HM Suhaili FT nampaknya sudah mulai mempertimbangkan pendampingnya di Pilgub NTB 2018. Dari sejumlah nama kandidat bacawagub yang menyatakan diri akan maju, dua nama telah menghadiri undangan dari Bupati Loteng tersebut. Mereka adalah H Johan Rosihan, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Mori Hanafi, politisi Partai Gerindra.

Menanggapi hal ini, politisi PKS H Johan Rosihan mengatakan, pertemuan itu ajang silaturahmi dengan kawan lama. Meski ia tak menampik dalam pertemuan itu turut dibahas Pilgub NTB 2018. A�a�?Iya kami dipanggil Suhaili, selain saya ada Mori Hanafi juga,a�? kata Johan pada wartawan, kemarin (8/2).

Dikatakan, untuk Pilgub NTB 2018 ada kesepakatan pasangan calon yang akan dipilih Suhaili. Artinya, Suhaili tengah mempertimbangkan akan berkoalisi dengan PKS atau Gerindra. Dalam pertemuan tersebut, kata dia, Suhaili meminta keduanya untuk menyelesaikan terlebih dahulu siapa calon yang akan diusung masing-masing partai. a�?Kita diminta kepastian partai masing-masing,a�? ungkapnya.

Seperti diketahui, untuk PKS sendiri ada empat nama kader internal yang masuk dalam survei partai. Sejauh ini partai belum memutuskan siapa yang akan diusung untuk maju karena menunggu hasil survei. a�?Ada Dr Zulkieflimansyah dicalonkan sebagai calon gubernur, sedangkan saya sebagai bacawagub, partai harus menunjuk satu orang yang akan maju,a�? kata Johan.

a�?Bagaimana nanti perhitungannya kita serahkan pada partai di DPD dan DPP,a�? katanya.

Politisi Partai Gerindra Mori Hanafi juga membenarkan adanya pertemuan tersebut. Yang jelas untuk Gerindra, tegasnya, masih cair pada parpol mana pun. Gerindra membuka pintu seluas-luasnya pada siapa saja yang ingin berkoalisi dengan partai besutan Prabowo Subianto itu. a�?Lagipula partai belum memberikan keputusan siapa kader internal yang akan maju untuk bacawagub,a�? terang Mori.

Dijelaskan, saat ini sejumlah politisi Partai Gerindra mulai saling klaim mendukung tokoh-tokoh yang akan maju sebagai bakal calon gubernur (bacagub) di Pilgub NTB 2018. Mori menilai, hal tersebut sah-sah saja. Karena memang belum ada keputusan mengikat Gerindra mendukung dan mengusung siapa. a�?Kalau sudah keluar putusan dari DPP, semua wajib satu suara,a�? ujarnya.

Begitu juga halnya dengan putusan pribadi H Willgo Zainar yang mengurungkan niat maju. Diakui Mori, selama belum ada pembicaraan dan keputusan resmi dalam forum internal partai, Willgo masih berpeluang ikut di Pilgub NTB 2018. a�?Ini kan masih secara pribadi, belum resmi keputusannya,a�? kata Wakil Ketua DPRD NTB tersebut.

a�?Sekarang ini masih pemanasan lah,a�? tambah Mori.

Terpisah, Sekretaris DPD I Partai Golkar NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda enggan berkomentar banyak terkait pertemuan tersebut. Menurutnya, pertemuan masih sebatas silaturahmi dan penjajakan bacawagub. a�?Masih penjajakan dan komunikasi politik,a�? katanya. (ewi/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka