Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Kredit Tumbuh 30 Persen

Bagikan

MATARAMA�– Kredit di NTB selama tahun 2016 mengalami pertumbuhan yang cukup besar bila dibandingkan tahun sebelumnya. Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTB mencatat penyaluran kredit pada triwulan IV 2016 sebesar Rp 31,4 triliun atau tumbuh sebesar 30,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

a�?Nilai ini jauh lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2016 yang hanya tumbuh sebesar 14,73 persen,a�? kata Kepala BI Perwakilan NTB Prijono saat diskusi dengan media kemarin (9/2).

Ia menjelaskan, peningkatan pertumbuhan penyaluran kredit tersebut terjadi pada kredit korporasi. Dimana kredit ini biasanya digunakan sebagai modal kerja dan investasi. Sedangkan kredit konsumsi mengalami perlambatan pertumbuhan selama tahun 2016 ini.

Sejauh ini BI mencatat kinerja bank umum (konvensional dan syariah) pada triwulan IV 2016 mengalami percepatan pertumbuhan. Total aset bank umum pada triwulan IV 2016 mencapai Rp37,9 triliun atau tumbuh sebesar 27,82 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan triwulan III 2016 yang mencapai Rp 32,19 triliun atau tumbuh sebesar 9,04 persen bila dibandingkan tahun sebelumnya.

a�?Percepatan pertumbuhan aset bank umum sejalan dengan percepatan pertumbuhan pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit,a�? jelasnya.

Jumlah nominal DPK bank umum pada triwulan IV 2016 sebesar Rp 21,25 triliun atau tumbuh sebesar 9,69 persen dari tahun ke tahun. Nilai ini juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada triwulan III 2016 yang tumbuh sebesar 8,28 persen tahun ke tahun.

a�?DPK bank umum di NTB didominasi oleh tabungan,a�? tambahnya.

Menurutnya mendominasi tabungan sampai dengan porsi sebesar 57,63 persen dari total DPK yang dihimpun. Selanjutnya diikuti dengan deposito dengan porsi sebesar 26,2 persen dan giro dengan porsi sebesar 16,17 persen dari total DPK.

a�?Dilihat dari sisi pertumbuhan, peningkatan pertumbuhan dialami oleh giro yang tumbuh sebesar 20 persen tahun ke tahun,a�? jelasnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka