Ketik disini

Metropolis

Bupati Suhaili Surati Gubernur

Bagikan

MATARAMA�– Pemkab Lombok Tengah belum menyerah dalam sengketa wilayah Nambung. Kali ini, Bupati Loteng menyurati Gubernur NTB. Dalam surat tersebut, mereka mengutarakan semua argumen yang menjadi dasar masuknya Nambung ke wilayah Loteng.

Aisten I Setdakab Loteng HL Muhammad Amin mengatakan, ia sepakat dengan Wagub NTB H Muhammad Amin. Bahwa persoalan ini tidak perlu dihadapi dengan emosional. Sehingga, sesuai permintaan provinsi, pihaknya telah bersurat untuk menjelaskan semua hal tentang Nambung yang masuk dalam peta kabupaten Lombok Tengah.

Surat tersebut juga ditembuskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya agar data-data tersebut bisa menjadi bahan pertimbangan pemerintah pusat dalam memutuskan.

a�?Kami yakin pusat pasti menentukan sesuai gambar BPS dan peta Loteng,a�? kata Amin pada Lombok Post, kemarin (10/2).

Ia menjelaskan, dalam data peta statistik dan spasial yang dikeluarkan BPS menunjukkan Nambung masuk wilayah Loteng.A� Peta ini telah digunakan semua pemangku kepentingan, termasuk yang terbaru peta Loteng versi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). a�?Peta Loteng tidak pernah berubah dari dulu,a�? katanya.

Dalam surat Bupati Loteng nomor 045.2/07/APU tanggal 26 Oktober 2016, perihal penetapan batas daerah antara Loteng dan Lobar, dijelaskan Dusun Nambung masuk dalam Desa Montong Ajan.

Dari aspek historis, seluruh wilayah Nambung sejak awal merupakan wilayah Desa Montong Sapah, Kecamatan Praya Barat Daya. Namun pada tahun 2013, terjadi pemekaran desa, di mana Desa Montong Sapah dibagi dua yakni Desa Montong Sapah sebagai induk dan Desa Montong Ajan.

Dari aspek sosial kemasyaratakatan seluruh masyarakat yang tinggal di Nambung merupakan keluarga dekat dari warga di Desa Montong Ajan. Tradisi adat dan kebiasaan masyarakat Nambung sama dengan warga Montong Ajan, dialek dan bahasanya juga sama dan aspek-aspek lainnya.

Dalam pertemuan sebelumnya, Asisten I Setdakab Lobar H Halawi mengatakan, pada dasarnya, pihaknya menerima saja apa yang menjadi keputusan Kemengdari, sesuai kesepakatan di Jakarta. Jika merujuk pada titik koordinat, wilayah Nambung masuk ke Lobar.A� a�?Kita serahkan kementerian saja semuanya,a�? ujarnya. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags: