Ketik disini

Giri Menang Headline

Pasangan Diduga Mesum Terjaring

Bagikan

GIRI MENANG – Tiga pasangan diduga tengah berbuat mesum diangkut petugas Satpol PP Lombok Barat (Lobar), kemarin (10/2). Tiga pasangan lawan jenis ini kedapatan berduan di dalam kamar losmen di wilayah Lingsar.

Tiga pasangan itu masing-masing berinisial R, warga Batulayar dan pasangannya YA warga Batulayar; B warga Kopang, Loteng dan pasangannya EAL, juga warga Kopang yang masih berstatus pelajar SMK; serta DK dan pasangannya NO, warga Praya, Loteng.

Kabid Operasional Satpol PP Lobar I Ketut Rauh menerangkan, operasi kali ini atas dasar laporan dari masyarakat sekitar. Bahwa sering melihat pasangan tanpa ikatan pernikahan keluar masuk di penginapan di wilayah setempat. a�?Atas dasar laporan itu, pimpinan melakukan kajian, baru kita bergerak,a�? terangnya kepada wartawan, kemarin.

Dalam operasi kali ini petugas menyasar empat penginapan di wilayah Lingsar. Yakni penginapan Tamarin, PuriA� Lingsar, Losmen Ida, dan penginapan Rinjani.

Saat operasi, petugas membagi diri menjadi dua tim. Tim pertama menyusur penginapan Tamarin dan Puri Lingsar. Di mana tim ini berhasil mengamankan satu pasangan di penginapan Tamarin.

Sedangkan di penginapan Puri Lingsar kosong. Karena informasi dari pengelola ada renovasi. Untuk tim dua, bergerak menyasari Losmen Ida dan penginapan Rinjani. Di masing-masing lokasi, petugas mengamankan satu pasangan.

Saat ditemukan petugas, pasangan diduga mesum ini tengah dalam kondisi berpakaian sangat minim. a�?Satu pasangan mantan suami istri,a�? ungkap Rauh. a�?Kami tidak menemukan alat kontrasepsi, hanya berpakaian sangat minim,a�? sambungnya.

Karena tidak ada agenda berita acara pemeriksaan (BAP) di lokasi, petugas pun mengangkut tiga pasangan yang diduga berbuat mesum ini ke kantor Satpol PP Lobar. Setelah dilakukan pendataan, tiga pasangan ini hanya dimintai surat pernyataan bahwa tidak akan mengulangi lagi perbuatannya. a�?Karena di lapangan tidak ada BAP, semua lawan jenis yang ditemukan di kamar kami angkut ke kantor,a�? tutur Rauh.

Berdasarkan Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum Masyarakat, ketiga pasangan tidak diberikan tindakan yustisi alias tidak diproes sesuai mekanisme perda. Hanya diberikan surat pernyataan tidak mengualngi perbuatan.

Diungkapkan Rauh, target awal petugas sebenarnya dua lokasi, yaitu Lingsar dan Narmada. Namun karena waktu mepet, operasi hanya digelar di Lingsar. a�?Minggu depan kita sasar wilayah Narmada,a�? janjinya.

Sebelum turun operasi, petugas lebih dahulu menerjunkan tim pendahulu untuk memantau kondisi target sasaran. Dari pantauan tim, aktivitas mesum dilakukan sebelum salat Jumat. Tim akhirnya bergerak ke lokasi sekitar pukul 10.15 Wita. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka