Ketik disini

Giri Menang

Taman Narmada Gitu-gitu Saja

Bagikan

GIRI MENANG – Kondisi Taman Narmada dan Suranadi yang mulai sepi ditinggal oleh wisatawan mendapat sorotan kalangan DPRD Lombok Barat (Lobar). A�Anggota DPRD Lobar Dapil Narmada, Hj Tunik Haryani mengaku dua taman penuh historis itu mulai tidak terawat, karena kurang perhatian dari pemerintah.

a�?Perhatian pemerintah masih kurang. Saya lihat dari saya masih kecil penataannya begitu-gitu saja. Tidak ada perubahan,a�? ungkapnya, kemarin (10/2).

Kalaupun ada perbaikan, lanjut Tunik, palingan sampai pengecetan dan perbaikan ringan. Ia pun menyayangkan kurangnya inovasi dari pemerintah terkait untuk membantu agar pengelolaan taman penuh sejarah itu bisa bersaing dengan objek wisata lainnya.

a�?Bagaimana mau memikat wisatawan kalau tidak ada perubahan,a�? kritiknya.

Ia bahkan melihat saat ini, dua taman tersebut tidak bisa bersaing dengan wisata lainnya. Apalagi setelah dibukanya taman wisata Sesaot. Semakin mengancam Taman Narmada dan Suranadi gulung tikar alias tutup.

Sebagai masyarakat Narmada, Tunik tentu tahu betul bagaimana kondisi taman Narmada dan Suranadi dulunya. Sehingga ia berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Pariwisata mengusahakan bagaimana cara menghidupkan kembali dua taman itu.

a�?Entah dari promosi, dengan kesenian khas Narmada. Atapun berkoordinasi dengan tokoh masyarakat dan pelaku wisata lainnya di Narmada. Jangan sampai lepas tangan gitu,a�? harapnya.

Politikus Partai Gerinda ini mengakui, pengunjung Taman Narmada dan Suranadi menurun drastis. Menurutnya, kondisi sedari dulu yang tetap seperti itu membuat jenuh masyarakat.

Pengunjung yang hanya disuguhkan kolam beserta peninggalan sejarah, pedagang kaki lima, penjual sate bulayak. Pemandangan inilah menyebabkan para pengunjung jenuh.

a�?Harus ada inovasi baru, mungkin kesenian daerah setempat. Seperti di Lingsar ada tarian baris Lingsar, setiap ada wisatawan tarian ini ditampilkan sehingga wisatawanpun terhibur,a�? sarannya.

Ia pun berharap tidak hanya Dispar yang turun tangan. Baginya, Taman Narmada adalah aset yang harus diselematkan. Karena nilai historis yang tak ternilai harganya. (zen/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka