Ketik disini

Metropolis

Kemesraan Ini Patut Ditiru

Bagikan

MATARAM – Pasangan Aman (Ahyar-Mohan) sudah memasuki periode kedua kepemimpinannya. Selama itu, ragam cobaan dan terpaan isu tak sedap terkait disharmoni hingga adanya faksi kerap bermunculan. Namun duet kepemimpinan ini selalu bisa mengatasinya dengan elegan.

a�?Kami tak pernah ada masalah,a�? kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, saat ditemui di pendopo tengah pekan lalu.

Terbaru, jelang mutasi, isu tak sedap kembali menyeruak. Perebutan pengaruh hingga bagi-bagi posisi mengiringi pemerintahannya. Namun, lagi-lagi keduanya bisa menyelesaikannya dengan elegan. Mutasi berjalan mulus, meski sempat mengalami riak kecil. Sesuai janji, mereka membuktikan memasang orang-orang terbaik pada posisinya.

Sebagai politisi senior yang sudah malang melintang di dunia politik Mataram, Ahyar memang pandai menjaga kondusifitas wilayahnya. Hal itulah yang rencananya akan dibawa Ahyar jika nanti benar maju meenjadi NTB 1. Dia menginginkan sosok wakil yang bisa diajak berkomunikasi dengan baik dan seiring sejalan dalam bekerja sama.

a�?Tentunya saya ingin terapkan itu di NTB,a�? ujarnya.

Kendati demikian, Ahyar hingga kini memang belum mau menyebutkan siapa sosok yang dimaksud. Selain masih sangat dini, segala kemungkinan menurutnya bisa saja berubah. Ragam komunikasi politik memang terus dijalankannya. Pertemuan intens dengan para politisi termasuk masyarakat juga terus dilakukan.

a�?Kita lihat saja nanti siapa sosok yang pas untuk itu,a�? ujarnya.

Setali tiga uang, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga menegaskan tak pernah ada persaingan antara ia dan sang wali kota. Mereka berdua berjalan beriringan untuk membangun Mataram.

a�?Tak benar kalau ada yang bilang terdapat faksi antara kami,a�? tegasnya.

Dia pribadi mengatakan banyak belajar dari sosok Ahyar. Sebaliknya, kendati senior dan lebih berpengalaman, wali kota sangat mendengar masukan yang dia berikan. Hal itulah yang membuat akselerasi pembangunan Mataram bisa sebaik saat ini.

a�?Kami bahu membahu untuk warga Mataram,a�? tutupnya. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka