Ketik disini

Selong

Pemda Janji Perbaiki Rumah Korban Banjir

Bagikan

SELONGA�– Akibat bencana banjir yang menerjang wilayah Sambelia, sejumlah rumah warga rusak parah. Dari data BPBD Lombok Timur terdapat empat rumah warga yang rusak parah serta puluhan rumah lainnya rusak ringan. Korban bencana banjir yang rumahnya rusak parah ini nantinya akan mendapatkan bantuan untuk perbaikan rumah dari Dinas PU Provinsi.

a�?Rumah kami hanyut semuanya. Bangunannya sama tanah tempat berdirinya juga rusak. Makanya kami tidak tahu harus pulang kemana, kami sudah mengungsi di sini selama empat malam,a�? kata Maeni, salah seorang warga Desa Dara Kunci kepada Lombok Post saat ditemui di pengungsian aula Kantor Desa.

Sejumlah warga yang mengungsi ini mengungkapkan keluh kesah mereka saat disambangi Gubernur NTB HM Zainul Majdi. Selain rumah yang porak poranda, tanaman milik warga juga rusak parah bahkan hanyut. a�?Jagung kami rusak semua. Makanya kami susah,a�? akunya.

Mendengar penuturan warga, Gubernur menyiapkan bantuan untuk perbaikan rumah mereka yang rusak.

a�?Nanti akan kami bantu untuk perbaikan rumahnya menggunakan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dinas PU,a�? jelasnya.

Ia meminta sisa program RTLH yang ada di pemerintah Provinsi dialihkan untuk membantu perbaikan rumah warga korban bencana di Sambelia.Sementara, untuk rumah yang hanyut di bantaran sungai beserta tanahnya, rencananya nantinya akan direlokasi.

a�?Kalau rumahnya rusak parah semuanya akan dibantu oleh BNPB kalau nggak salah sekitar Rp 40 juta. Termasuk yang hanyut. Kalau yang rusak sebagian itu kalau nggak salah Rp 15 juta,a�? terang Kepala Dinas PU NTB Weda Magma Ardhi.

Untuk rumah yang akan direlokasi, Kepala Dinas PU Provinsi nantinya akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten dalam hal ini bupati. Pemkab diminta untuk menyiapkan lahan tempat relokasi bagi warga yang rumahnya rusak dan hanyut.

a�?Pemkab yang menyiapkan lahan, kami yang siapkan bangunannya,a�? kata dia.

Selain dari BNPB, nantinya rumah warga korban bencana juga akan mendaptkan bantuan Dari APBD di Dinas Perumahan. Disebutkan ada program RTLH untuk pembangunan rumah tipe 21 nilainya Rp 25 juta per unit.

Bencana yang menghancurkan rumah warga Kecamatan sambelia ini menurut Ardhi harus bisa dijadikan pelajaran. Warga diminta tidak lagi membuat rumah di bandataran sungai atau kali.

a�?Ini bisa menjadi pemetaan bagi daerah untuk membuat peta tata ruang wilayah.A� Jangan sampai warga itu buat rumah di bantaran sungai. Minimal jaraknya 10 meter dari sempadan sungai,a�? pungkasnya. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka