Ketik disini

Metropolis

Dewan Soroti Kualitas Infrastruktur

Bagikan

MATARAMA�– Rusaknya infrastruktur jalan dan jembatan dalam bencana banjir bandang Sambelia, Lombok Timur harus menjadi pelajaran. Ke depan harus ada upaya seriusA� untuk pembangunan infrastruktur yang lebih kokoh dan tahan bencana.

Ketua Komisi IV DPRD NTB Wahidin HM Noer mengatakan, ia merasa soal kualitas sudah dipikirkan secara matang. Tapi yang namanya bencana susah diprediksi apalagi konstruksi yang terkena bencana itu sudah lama.

Menurutnya, bencana yang ada di Sambelia bukan karena konstruksi yang buruk. Tetapi memang bencana yang luar biasa tanpa diduga.

a�?Tentu dengan keadaan seperti ini, kita harus lebih hati-hati di dalam melaksanakan perencanaan,a�? katanya.

Menurutnya, perlu ada peningkatan kualitas infrastruktur, tetapi hal ini tentu membutuhkan biaya besar. Jika ingin kualitas konstruksi lebih bagus dan bertahan dalam jangka panjang, tentu perencanaanya dan biaya yang dibutuhkan juga lebih banyak.

Tapi kualitas jalan dan jembatan saat ini juga sudah standar, jangan sampai diturunkan lagi. Peningkatan kualitas infrastruktur bisa saja dilakukan asal anggaran cukup. a�?Yang pentingkan dana,a�? ujar politisi Golkar ini pada Lombok Post, Selasa (14/2) lalu.

Dengan kejadian-kejadian ini, ia meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Tata Ruang NTB untuk memikirkan hal ini mulai sekarang. Bagaimana membangun infrastruktur yang lebih kokoh. Ia yakin kondisi alam, konstruksi tanah dan sebagainya sudah dipertimbangkan. Hanya saja banjir bandang yang terjadi di luar dugaan.

Sementara terkait biaya penanganan pascabencana, ia meminta kepada pemerintah daerah mencari dana tambahan ke pusat. Pemda harus lebih rajin menjeput bola untuk tambahan biaya, mengingat saat ini bencana terjadi di seluruh wilayah Indonesia. a�?Tentu diharapkan lobi-lobi itu penting,a�? katanya.

Ia berharap kepada pemerintah pusat agar menjadikan NTB salah satu prioritas untuk dibantu. Tidak diberikan bantuan seadanya, tetapi secara serius memberikan bantuan agar daerah kembali bangkit.

Dalam banjir bandang, Lombok Timur selain merusak rumah warga, juga merusak empat jembatan di Kecamatan Sambelia dan Sembalun. Kondisi jembatan terparah ada di Desa Sambelia yang membuat warga sempat terisolir. Tapi kini Dinas PU dan Tata Ruang sudah membangun jembatan darurat agar bisa dilalui warga.

Sebelumnya, Kepala Dinas PU NTB Wedha Magma Ardhi mengatakan, jembatan provinsi yang rusak hanya di Sambelia dan Beburung saja. Tapi yang banyak adalah jembatan yang ada di jalan kabupaten.

Total kebutuhan untuk perbaikan mencapai ratusan miliar. Tapi jika dihitung se-NTB, perbaikan infrastruktur membutuhkan dana hingga triliunan. Ini untuk perbaikan jalan, jembatan dan saluran air minum, termasuk rumah.

a�?Kalau se-NTB bisa sampai triliunan, untuk infrastruktur saja,a�? katanya.

Dana ini bisa diambil dari APBD atau dari pemerintah pusat. Tapi prosesnya membutuhkan waktu lama. Paling cepat dilaksanakan setelah APBD perubahan 2017.

Sementara dana tidak terduga Rp 10 miliar hanya bisa untuk tanggap darurat. Tetapi untuk perbaikan seperti semula tidak bisa. Sehingga yang dilakukan saat ini, adalah membuat jembatan darurat tapi bisa bertahan lama. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:
Berikutnya

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys