Ketik disini

Giri Menang

Pemprov Dinilai Tak Pro Aktif

Bagikan

GIRI MENANG – Persoalan kerja sama pengelolaan TPA Kebon Kongok antara Kota Mataram dan Lombok Barat masih terus bergulir. Kendati sudah habis kontrak 3 Januari 2017 lalu, sejauh ini kedua belah pihak tengah merumuskan kontrak kerja sama baru.

Namun keinginan bersama agar TPA Kebon Kongok berubah menjadi TPA Regional yang dikelola oleh pihak provinsi, kemungkinan gagal terwujud. Lantaran, Pemprov NTB yang seharusnya mengambil peran dalam persoalan itu, dianggap tidak pro aktif.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Lobar HL Surapati kepada wartawan mengatakan, pihak Pemprov NTB bergerak pasif dalam upaya penyelesaian persoalan kerja sama pengelolaan TPA Kebon Kongok. Kini, pihaknya pun berpotensi menggunakan opsi kedua, dengan melanjutkan kerja sama dengan Kota Mataram.

a�?Karena Pemprov NTB tidak pro aktif, kemungkinan yang akan kita pakai adalah melanjutkan kerja sama dengan Pemkot Mataram,a�? terangnya, Selasa (14/2).

Diakui, pihaknya sudah mempelajari draf kerja sama yang diajukan oleh Kota Mataram. Pihaknya pun akan setuju dan menambahkan dua pasal dalam draf kerja sama tersebut.

Namun, saat ditanya dua pasal itu, Surapati mengarahkan ke Bagian Pemerintahan Setda Lobar. a�?Lebih detailnya ke Bagian Pemerintahan Setda Lobar. Yang jelas draf itu akan kita bahas secara detail,a�? ujarnya mengarahkan.

Dalam kontrak kerja sama TPA Kebon Kongok, kata Surapati, pihaknya juga melibatkan instansi lain seperti Bappeda dan Badan Pendapatan dan Aset Daerah Lobar. Alasannya, karena di TPA Kebon Kongok ada aset Lobar seluar 6 hektar lebih. a�?Itu yang perlu kita klarifikasi,a�? imbuhnya.

Seperti diketahui, kerja sama pengelolaan TPA Kebon Kongok sampai sejauh ini menimbulkan polemik. Setelah berakhirnya kontrak kerja sama selama 10 tahun, 3 Januari lalu. Baik pemerintah Kota Mataram dan Lombok Barat, sama-sama mengupayakan pembaruan kontrak. Namun hingga Februari ini, belum ada tanda-tanda penandatanganan kontrak baru. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys