Ketik disini

Praya

Suhaili: Nambung Harga Mati

Bagikan

PRAYAA�– Bupati HM Suhaili FT menegaskan bahwa, Dusun Nambung Desa Montong Ajan, Praya Barat Daya Lombok Tengah (Loteng), tidak boleh lepas ke Pemkab Lombok Barat. Menurutnya Nambung dari awal milik masyarakat Gumi Tatas Tuhu Trasna.

a�?Sekali lagi, Nambung harga mati. Tidak ada tawar menawar lagi,a�? tegas Suhaili Selasa (14/2).

Ia mengaku, tidak akan berani melanggar hak warga Loteng atas kepemilikan atas wilayah secara utuh. Apalagi, hal itu tertuang dalam Undang-undang Nomor Tahun 69 Tahun 1958. Sehingga, jika Nambung lepas, maka sama saja kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri gagal. Untuk itu, ia akan terus memperjuangkan Nambung agar tetap bersama Loteng.

Naskah pernyataan sikap, yang ditandatanganinya bersama pimpinan DPRD Loteng pun, tekan Suhaili sebagai wujud keseriusan masyarakat Loteng mempertahankan wilayahnya.

a�?Ingat, batas wilayah masing-masing kabupaten/kota di NTB ini jelas dan terang bendarang,a�? sindir Suhaili.

Jika Lobar, tetap saja mempertahankan egonya, maka jalan keluar terbaik adalah, jalur hukum. Dengan begitu, akan diketahui siapa yang sesungguhnya memiliki Nambung itu

Senada dikatakan Sekda HM Nursiah. Dikatakannya, Pemkab, dewan dan masyarakat tetap memperjuangkan keutuhan wilayah. Langkah apa pun itu, siap dilakukan. Salah satunya, melalui penyerahan dokumen naskah pernyataan sikap, kepada pemerintah pusat. a�?Saya bersama pejabat lainnya, Insya Allah akan mengantarkan langsung dokumen ini,a�? katanya.

Pengiriman dokumen, tekan Nursiah tidak bisa melalui perantara atau jasa pengiriman. Wajib diantar langsung, hingga menemui orang-orang dalam lampiran naskah. a�?Isi naskah, Insya Allah menggambarkan sikap seluruh warga Loteng,a�? kata Asisten I Setda Loteng HL Muhammad Amin, terpisah.

Ia membeberkan, dalam pertemuan singkatnya dengan beberapa pejabat di provinsi, mereka mengakui Nambung adalah milik Loteng. Hanya saja, mereka belum berani mengeluarkan sikap. Karena, terbentur dengan kebijakan Kemendagri. Atas dasar itulah, provinsi mengeluarkan saran dan pendapat lain.

a�?Saran dan pendapat itu, langsung kami tindaklanjuti dalam hitungan hari. Alhasil, terbitlah naskah pernyataan sikap ini,a�? kata Amin sembari menunjukkan lampiran peta wilayah Loteng.(dss/r2)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys