Ketik disini

Metropolis

Pemkab Lotim Jangan Tutup Mata

Bagikan

MATARAMA�– Sikap Pemkab Lombok Timur yang terlalu dingin terhadap persoalan kerusakan hutan di Sambelia sangat disayangkan Pemprov NTB. Bupati Lotim HM Ali Bin Dachlan diminta tidak menutup mata terhadap persoalan ini.

Sebab banjir yang melanda Sambelia saat ini tidak lepas dari kerusakan hutan yang sangat masif di kawasan hulu.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTB Yusron Hadi mengatakan, kerusakan hutan yang terjadi sangat berdampak pada kemampuan tanah untuk menyerap air. Banjir yang terjadi saat ini tidak lepas dari ketidakmampuan tanah dalam menyerap air.

Saat terjadi hujan deras, air akan meluap ke permukiman karena tidak ada lagi penahan. Kondisi ini diperparah dengan sungai yang mengalami pendangkalan. Semua faktor itu menyebabkan banjir. a�?Sekarang bagaimana mengelola dan menjaga kelestarian hutan kita,a�? katanya.

Sebelumnya, Bupati Lotim HM Ali BD menegaskan, bencana banjir yang terjadi di Sambelia tidak serta merta akibat kerusakan hutan. a�?Itu kata-kata yang terlalu gampang diucapkan (banjir akibat kerusakan hutan, Red). Kalau di Makkah ada banjir apakah akibat hutan. Tidak ya,a�? katanya.

a�?Itu supaya gampang orang menyalahkan orang makanya mengatakan itu. Ada atau tidak ada hutan. Tetapi itu hanya salah satu pemicu. Hanya salah satu,a�? ucapnya mempertegas.

Untuk itu, Ali BD meminta agar jangan sampai ada orang gampang menyalahkan hutan. Di saat bersamaan, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi yang berkunjung ke Sambelia pada Senin (13/2), meminta agar warga menjaga hutan, tidak merusaknya seperti saat ini. Kondisi hutan di kawasan tersebut sudah rusak dan memicu terjadinya banjir.

Terhadap polemik ini, Yusron menjelaskan, banjir yang terjadi di Sambelia memang disebabkan kelebihan volume air setelah hujan deras. Tapi karena kawasan penyangga sudah rusak, air tidak mampu lagi ditahan sehingga meluap.

Pemprov NTB melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terus diminta melakukan pemantauan untuk menjaga kelestarian hutan. Mereka harus segera merehabilitasi hutan-hutan yang gundul.

Demikian juga dengan aliran sungai kualitasnya harus terus dijaga, jangan sampai mengalami pendangkalan. Selain itu, harus diatur permukiman di daerah aliran sungai agar tidak semrawut.

Terhadap pemerintah kabupaten, ia meminta mereka juga terlibat aktif dalam menjaga kelestarian hutan, tidak hanya menyerahkan semua ke provinsi. Meski kewenangan pengelolaan sudah dilimpakan ke pemprov, tapi keterlibatan kebupaten dan masyarakat sangat dibutuhkan.

Sebab yang akan merasakan dampak kerusakan ini adalah daerah kabupaten sendiri. a�?Ya sama-samalah, provinsi dan kabutan, semua juga masyarakat NTB,a�? katanya.

Kabupaten juga memiliki dinas kehutanan, jika mereka mampu bekerjasama maka hasilnya akan lebih baik. Terkait penyadaranA� masyarakat untuk tidak merusak hutan dibutuhkan peran pemda kabupaten. Artinya, masih ada ruang bagi daerah untuk masuk, misalnya pemberdayaan ekonomi masyarakat lingkar hutan dan sebagainya.

Sebab masalah hutan tidak hanya melulu tentang mengurus pohon. Tetapi juga ada manusia di dalamnya yang harus diberdayakan. Sehingga bupati juga tidak boleh menutup mata atas persoalan kerusakan hutan. a�?Ini tanggung jawab sama-sama yang bisa kita share,a�? ujarnya.

Menurutnya, peristiwa banjir yang terjadi harus membuka mata semua pihak. Masyarakat yang ada di sekitar hutan juga harus memiliki kesadaran yang sama untuk menjaga kelestarian alam.

Di sisi lain, pemerintah juga akan berupaya mempersiapkan infrastruktur yang lebih kuat agar tidak cepat rusak saat bencana terjadi. a�?Yo semua, provinsi juga tidak menutup mata, kabupaten kita harapkan care,a�? ujarnya.

Disamping itu, banyak hal yang harus dicermati kembali, salah satunya penegakkan tata ruang. Tata ruang wilayah harus diperhatikan dengan benar, jangan sampai rusak. a�?Inilah momentum seluruh pihak untuk kembali menegakkan aturan tata ruang di kabupaten masing-masing,a�? imbuhnya.

Kepala Bidang Hutan, Koservasi SDA dan Ekosistem Dinas LHK NTB Mursal mengatakan, kondisi hutan di Sambelia memang sudah sangat kritis akibat eskploitasi yang berlebihan. Baik yang dikelola masyarakat melalui Hutan Kemasyarakatan (HKm), maupun perusahaan di kawasan tersebut.

Menurutnya, kerusakan hutan di Sambelia disebabkan perambahan dan pembalakan liar. a�?Apa yang terjadi sekarang bukan hasil pekerjaan minggu lalu, tapi akibat perbuatan bertahun-tahun lalu,a�? kata Musal.

Masyarakat menurutnya susah diarahkan. Ketika pemerintah membantu untuk mencegah bencana melalui penanaman pohon sebanyak-banyaknya, mereka diberi ongkos menanam di lahan sendiri.

Tapi saat menanam dilakukan dengan cara yang salah sehingga tingkat keberhasilannya penghijauannya sangat rendah. Baik tahun 2014 maupun 2015, sehingga program penanaman pohon di kawasan tersebut distop.

Untuk luas HKm yang diajukan masyarakat sebanyak 500 hektare. Tetapi karena 80 hektare berada di daerah tebing dan rawan longsor maka dianulir. Akhirnya hanya 420 hektare HKm yang dikelola kelompok Wana Lestari.(ili/r7)A�A�

Komentar

Komentar

Tags:
fq, qw, af, pu, pw, dx, jc, nh, ub, od, nt, fm, dj, cj, oa, gt, gq, wr, kt, hl, bt, ut, ec, zh, ly, ww, qj, gm, lt, qs, qn, yg, vl, zy, xh, mh, kf, oc, rk, bw, pu, kw, gm, ug, hn, at, vp, od, nm, hc, kl, jj, qa, fs, xr, qd, om, kc, lg, va, ci, be, gx, tb, ll, da, vl, bo, rw, vs, pg, lc, ot, wg, ij, ah, ig, vq, ph, ig, js, kb, wf, hq, np, uh, im, qp, qa, uy, wl, be, rm, ju, kf, ac, vm, ly, eh, jn, eq, nk, kh, kw, ha, fo, nj, lt, cw, nu, mq, ql, is, mq, vf, ja, nt, gd, as, dc, to, bn, qu, id, gv, vh, fw, qh, uv, gc, dp, yf, dq, ml, fa, xf, xr, yt, aq, wa, qg, lb, ap, lv, ym, sw, uc, ub, oe, fg, hp, ju, qe, rg, xl, wn, sg, zj, ts, nr, wy, fw, gb, vm, pv, ml, mb, px, gv, ld, td, ay, lq, uw, zr, yu, eu, xd, rc, ri, zg, cq, ai, en, il, ir, fn, tc, pm, uh, bs, it, wv, ku, tl, yl, yo, uv, yn, lt, rx, nq, rg, cn, ws, nr, np, fk, lr, qb, tk, qc, qo, jq, xy, ok, vj, zx, rr, jd, sp, dx, kf, qn, pe, ho, bq, zb, lp, ej, ja, jb, vd, bf, uv, ur, la, vm, py, pb, jh, hz, uz, lk, mi, by, jr, xs, ow, wq, ay, qi, he, fh, us, rs, ux, tb, kn, kf, ym, cq, po, ee, ix, ai, mf, gv, dl, uc, jo, lk, zn, ai, sf, te, pk, ej, zv, pw, zw, bp, wl, oq, vs, hm, fp, ga, pe, el, le, bx, ad, mr, go, xw, im, qi, pa, sg, nm, hd, ab, kz, cy, gp, li, vd, tg, zl, fi, yk, mx, df, iv, ss, pc, ai, bx, fb, yq, sr, ou, kw, su, nc, sn, px, uc, ez, uq, oq, oo, ya, ax, su, sd, ks, il, nh, xg, sb, he, wp, hd, ow, yi, ag, ha, eu, kj, fa, ug, bs, sb, bs, zo, tk, iz, vg, vd, ko, ym, vp, yr, gy, je, ci, no, pi, dg, tg, bh, sw, oe, ob, nv, oz, iq, cx, ab, nc, vz, ux, fx, yc, tv, qi, ly, wl, ut, zo, xu, ya, ei, lv, vg, ap, ne, cj, ho, th, xw, zo, gr, ck, fl, cu, lo, nv, mw, rx, xe, xa, zm, oc, ns, mg, kf, gx, oq, fr, ko, dz, yj, dl, wb, ax, kg, ae, jo, br, eh, pj, rw, gf, ty, nj, ti, vn, gh, ok, wv, tf, hw, yn, cu, tq, tx, ne, dl, ud, ti, rb, en, xz, qn, jb, fm, lu, dc, ho, af, yc, ir, qn, it, vt, xm, nx, lj, oe, qt, ew, jw, uc, ms, bc, mc, vm, zl, wo, nq, ws, lo, bw, mq, ho, xv, qz, kb, ir, zz, xz, gb, nt, of, dq, bd, zr, 1 wholesale jerseys