Ketik disini

Pendidikan

Dinas Libatkan APH

Bagikan

GIRI MENANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) akan mendatangkan pihak kepolisian, kejaksaan, dan inspektorat dalam penggunaan anggaran di sekolah. Tujuannya, agar sekolah terhindar dari namanya pungutan liar. a�?Dalam rapat ini akan kami undang kepala sekolah, pengawas, dewan pendidikan, dan komite sekolah,a�? kata Kabid Dikbud Lobar Hairuddin, Sabtu (11/2).

Ia menjelaskan, rapat ini akan membahas terkait penggunaan anggaran di sekolah. Sehingga nantinya kepala sekolah (kasek) tidak salah melangkah. a�?Kami ingin kasek terhindar dari masalah hukum,a�? imbuh dia.

Pembahasan dalam rapat ini akan dititiktekankan bagaimana sekolah menggunakan dana dengan baik. Sesuai dengan item yang sudah ditentukan. Jangan sampai ada pungutan liar (pungli). a�?Ini akan dibedah bersama. Apa saja yang masuk pungli dan tidak. Ini harus ditahu para kasek,a�? kata mantan Kepala SMAN 1 Gunungsari Lobar ini.

Dalam rapat tersebut para kasek juga akan diberikan masukan oleh nara sumber apa saja dana yang boleh dikeluarkan oleh wali murid. Dan seperti apa prosesnya. Selain itu, akan dibahas juga penggunaan dana BOS dari 13 item tersebut. a�?Dana BOS ini sudah jelas peruntukkannya,a�? kata dia.

Hanya saja lanjutnya, dana BOS ini kadang tidak cukup untuk membiayai semua kegiatan di sekolah. Sehingga dibutuhkan partisipasi wali murid. Tapi ini kerap salah artikan. a�?Partisipasi wali murid A�kadang menjadi rancu gara-gara ada yang tidak puas,a�? ujarnya.

Dengan rapat ini nantinya akan ada gambaran para kasek untuk mengelola anggaran di sekolah. Sehingga, tidak ada alasan bagi sekolah untuk melanggar apa yang menjadi ketentuan pada petujuk pelaksana (juklak) dan petunju teknis (juknis) A�yang sudah ditentukan. (jay)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka