Ketik disini

Ekonomi Bisnis

Ekspor NTB Terjun Bebas

Bagikan

MATARAM – Nilai ekspor NTB selama bulan Januari 2017 tercatat sebesar 51,6 juta USD. Nilai tersebut menurun 73,62 persen dibandingkan dengan keadaan bulan sebelumnya, dengan nilai ekspor mencapai 195,67 juta USD.

a�?Ini disebabkan turunnya ekspor barang tambang atau galian nonmigas,a�? kata Kepala BPS NTB Endang Tri Wahyuningsih di kantornya kemarin (16/2).

Ia menjelaskan, pada bulan Januari 2017, ekspor terbesar ditujukan ke Philipina mencapai 51,46 juta USD atau mencapai 99,69 persen. Tercatat hanya 160 ribu USD atau sekitar 0,31 persen nilai ekspor ke negara lainnya.

Jenis barang yang diekspor pada bulan Januari 2017 terdiri dari barang tambang atau galian nonmigas senilai 51,46 juta USD sekitar 99,69 persen; garam, belerang, kapur senilai 66 ribu USD kisaran 0,13 persen; biji-bijian berminyak senilai 29,5 ribu USD berkisar 0,06 persen.

a�?Selebihnya adalah ikan dan udang, benda-benda dari batu, gips dan semen, jerami atau bahan anyaman dan lain-lain,a�? ujarnya.

Nilai impor bulan Januari 2017 sebesar 5,9 juta USD. Nilai ini meningkat 23,48 persen dibandingkan bulan Desember 2016 yang bernilai 4,8 juta USD. Negara asal impor terbesar pada bulan Januari 2017 adalah Australia senilai 4,15 juta USD sekitar 69,47 persen, Singapura senilai 733 ribu USD berkisar 12,25 persen dan Cina senilai 343 ribu USD kisaran 5,74 persen.

Jenis barang impor bulan Januari 2017 dengan nilai terbesar adalah benda-benda dari besi dan baja senilai 2,8 juta USD sekitar 46,81 persen, mesin-mesin atau pesawat mekanik senilai 1,578 juta USD berkisar 26,38 persen, dan bahan bakar mineral senilai 482 ribu USD kisaran 8,07 persen. a�?Berdasarkan neraca perdagangan, NTB Surplus 45,6 juta USD,a�? ujarnya. (nur/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka