Ketik disini

Sportivo

Siapkan Neraka di San Paolo

Bagikan

MADRIDA� a��A� Real Madrid mempertontonkan kualitasnya sebagai juara bertahan Liga Champions. Rekor tak terkalahkan Napoli dalam 18 laga terakhir sanggup Sergio Ramos dkk rontokkan.

Pada first leg 16 besar Liga Champions kemarin (16/2) di Santiago Bernabeu, Real mempermalukan tamunya Napoli dengan skor 3-1. Dengan keunggulan sementara ini Los Merengues, julukan Real, bisa sedikit tenang melangkah ke San Paolo, markas Napoli, untuk menyongsong second leg 8 Maret mendatang.

Tim tamu sejatinya menyengat lebih dahulu melalui gol indah Lorenzo Insigne pada menit kedelapan. Menerima umpan Marek Hamsik, Insigne melepas tendangan keras menyusur tanah dari jarak 30 meter. Kiper Real Keylor Navas yang tak siap menerima tendangan spekulan seperti itu harus merelakan gawangnya jebol.

Real kemudian bangkit dan menang melalui sundulan Karim Benzema (19′), Toni Kroos (49′), dan tendangan indah dari luar kotak penalti oleh Casemiro (54′).

Mengomentari kekalahan Marek Hamsik dkk, allentore Napoli Maurizio Sarri masih bangga atas perjuangan anak buahnya kemarin. Apalagi Real menunjukkan penampilan terbaiknya kemarin.

“Kami tak perlu meminta apapun kepada suporter kami untuk pertandingan lawan Real selanjutnya. Saya yakin Stadion San Paolo akan membara buat Real,a�? kata Sarri.

Pria 58 tahun tersebut menuturkan, timnya harus memperbaiki kontrol permainan di lapangan. Anak asuhnya terlalu gampang dan sering kehilangan bola saat hendak membangun serangan.

Pada akhir pertandingan ball possession Napoli kemarin mencapai angka 46 persen. Jumlah tersebut jauh lebih baik dibanding ketika babak pertama yang cuma 39 persen.

Sama-sama memainkan formasi 4-3-3 namun trio lini depan Real, James Rodriguez-Karim Benzema-Cristiano Ronaldo jauh lebih bergeliat dalam mencari celah lini belakang Napoli.

Real melakukan 20 tembakan ke gawang Napoli yang dijaga Pepe Reina. Dengan 12 diantaranya melenceng. Sedang Napoli melepaskan cuma delapan tembakan, empat diantaranya melenceng.

Performa trio Jose Callejon-Dries Mertens-Lorenzo Insigne dianggap cukup baik oleh Sarri. Meski menurut mantan pelatih Empoli tersebut MertensA� kurang maksimal. Pemain asal Belgia tersebut membuat tiga tembakan

Insigne pun tak berputus asa dengan kekalahan 1-3 yang diderita oleh kawan-kawannya tersebut. Insigne masih optimis dengan defisit dua gol, Napoli bisa mengejar di kandang.

Sementara itu, allenatore Real Zinedine Zidane mengatakan kepada UEFA, kalau timnya memang seperti tersetrum lebih dahulu oleh gol Insigne yang sensasional tersebut.

Namun Zidane tak mau meremehkan kekuatan Napoli di second leg. Apalagi Zidane sangat paham bagaimana bersemangatnya tim-tim Italia seandainya bermain di kandang.

“Saya sudah mendengar seandainya kami tak akan menang dengan mudah di Napoli. Namun kami memiliki keuntungan dengan kemenangan 3-1 di Madrid,a�? tutur bapak empat anak itu.

Zidane juga memberikan apresiasi buat Karim Benzema yang pada laga kemarin dinobatkan sebagai man of the match. Satu gol oleh Benzema kemarin membuat mantan pemain Lyon itu sebagai pemain Prancis dengan koleksi gol terbanyak di Liga Champions dengan 51 gol.

Di sisi lain, Casemiro yang menyumbangkan gol kanon dari luar kotak penalti menuturkan kepada Marca, bahwa performa Real lawan Napoli salah satu yang paling impresif musim ini. Dengan skema mirip, 4-3-3, keduanya bermain terbuka sehingga tak satupun tim dengan pilihan bermain bertahan.

Di laga lain, Arsenal menjadi bulan-bulanan Bayern Muenchen pada leg pertama babak 16 besar di Allianz Arena. The Gunners luluh lantak dan kalah 1-5, Kamis (16/2).

Gol-gol Bayern dicetak Arjen Robben, Robert Lewandowski, dua gol Thiago Alcantara, Thomas Mueller . Sementara, Arsenal hanya mampu menyarangkan sebiji gol ke gawang tuan rumah. Ini menjadi pertama kalinya The Gunners kebobolan lima gol sejak November 2015 dimana mereka juga kalah 1-5 pada pertemuan terakhir dengan Bayern.

Bayern sendiri selalu menang pada 16 laga kandang terakhir di Liga Champions. Rekor kemenangan terpanjang dalam sejarah kompetisi. Wenger sendiri berbicara setelah laga. Dia mengaku tak menyangka timnya benar-benar dihabisi tanpa ampun oleh Bayern.

“Sangat sulit menjelaskan ini. Saya merasa kami bermain sangat baik pada babak pertama dan tidak beruntung terkait gol kedua mereka,” ujarnya pada BT Sport.

“Kami kehilangan Laurent Koscielny sangat cepat di babak kedua. Dia keluar saat kondisi masih 1-1. Setelah itu kami mengalami kolaps. Secara mental ini sangat sulit. Bayern jelas merupakan tim yang lebih baik dari kami dan tampil sempurna di babak kedua,” tambah dia.

Terlepas dari itu, Wenger mengatakan bahwa keluarnya Koscielny bukan jadi alasan. Dia mengaku sang pemain memang membuat lini belakang Arsenal solid.

“Itu bukan alasan, hanya penjelasan. Kami melakukan banyak kesalahan secara bertahan. Pada laga seperti ini Anda harus fokus 90 menit. Gol ketiga mereka benar-benar membunuh mental kami. Kami harus cepat pulih dan kembali fokus pada laga selanjutnya,” pungkas dia.

Sedang Pelatih Carlo Ancelotti memberikan pujian khusus untuk Thiago yang membuat brace pada laga tersebut. “Dia bermain sangat baik dan mencetak dua gol. Saya pastikan performa dia sangat sempurna menghadapi Arsenal kali ini,” ujarnya setelah laga.

“Hasil ini sangat penting. Tapi, kami masih ada satu pertandingan lagi di London. Kami harus bisa memperlihatkan hasrat dan performa yang sama seperti saat ini,” tambah sang pelatih. (dra/rap/jpg/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka