Ketik disini

Headline Praya

Kumham NTB Sidak Rutan Praya

Bagikan

PRAYAA�– Sidak mendadak yang dilaksanakan Kanwil KemenkumhamA� NTB, di rumah tahanan (rutan) Praya Lombok Tengah (Loteng), berhasil menemukan sejumlah barang berharga milik para penghuni. Salah satunya uang, dari pecahan Rp 2.000, hingga Rp 50 ribu, tidak ditemukan narkoba.

a�?Sebenarnya, tujuan utama kami laksanakan sidak ini, ingin membongkar peredaran dan penggunaan narkoba. Tapi, kosong,a�? kata Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Sevial Akmily pada Lombok Post, Kamis sore (16/2).

Atas dasar itulah, kata Sevial sidak dilaksanakan bersamaA� Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB. Kendati tidak ditemukan peredaran dan penggunaan narkoba di dalam rutan, Kemenkumham berhasil menyita sejumlah barang berharga milik para penghuni.

Sebut saja, uang, telepon genggam, gunting, pisau, palu, paku,A� charger handphone, benang, rokok dan korek api. Seluruh barang bukti itu pun, lanjut Sevial dimusnahkan, tidak boleh ada yang tertinggal.

a�?Temuan ini, menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan kapasitas petugas. Mereka harus kuat dan jeli,a�? sarannya.

Sidak yang dilaksanakan Kemenkumham NTB tersebut, beber Sevial bersifat mendadak, rahasia dan tanpa pemberitahuan kepada para petugas rutan. Pelaksanaannya dimulai pukul 16.30 Wita, hingga 17.30 Wita. Kegiatan semacam itu, menurut rencana akan dijalankan secara rutin. Tidak saja rutan Praya, tapi seluruh rutan dan lembaga pemasyarakatan (LP), di seluruh kabupaten/kota di NTB.

Kebijakan tersebut, tekannya bukan untuk mencari popularitas kelembagaan. Melainkan, murni memutuskan mata rantai peredaran dan penggunaan narkoba. Sehingga, kedepan Kemenkumham akan menyiapkan jadwal untuk menggelar tes urine di Rutan Praya, termasuk mengambil sampel ramput.

Berbicara peredaran dan penggunaan narkoba, menurut Sevial Rutan Praya sudah dua kali menggagalkannya. Cara penyelundupannya pun cukup rapi, tidak sembarangan orang tahu. Pertama, dimasukkan ke dalam bungkus nasi dan kedua mie instan. a�?Saya yakin, masih banyak cara-cara lain,a�? katanya.

Untuk itulah, pihaknya mengingatkan agar, para petugas rutan lebih jeli memeriksa seluruh barang bawaan pengunjung atau pembesuk, siapa pun itu. Bila perlu, lakukan penggeledahan. Siapkan pula CCTV dan lakukan pengawasan ketat.

a�?Kata kunci, untuk memutuskan mata rantai persoalan ini adalah, petugas kita harus diperkuat,a�? kata Sevial.

Sementara itu, Kepala Rutan Praya Lalu Jumaidi mengaku kaget dengan kedatangan para petinggi Kemenkumham NTB. Kendati demikian, sidak berjalan lancar. Ia mengatakan, petugas rutan tetap komit meminimalisir, bahkan menekan aksi peredaran dan penggunaan narkona di rutan, bagaimana pun caranya.

a�?Kami memiliki 12 CCTV yang dipasang dibeberapa titik rawan. Petugas jaga, tetap siaga 24 jam secara bergiliran,a�? kata pria asal Lotim tersebut.

Yang masih menjadi pekerjaan rumah, tambah Jumaidi yaitu, kapasitas penghuni rutan yang melebihi jumlah kamar. Saat ini, jumlah mereka sebanyak 291 orang, sementara batas kapasitas di rutan 93 orang. Itu artinya, di rutan Praya mengalami kelebihan kapasitas. a�?Beginilah potret kami,a�? ujarnya.(dss/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka