Ketik disini

Headline Metropolis

Teori Sudah, Ayo Action!

Bagikan

MATARAM a�� Persoalan sampah jadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kota Mataram, tahun ini. Target bisa menuntaskan sampah di tingkat hulu, menjadi andalan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Mataram Ismul Hidayat berharap Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Kota Mataram Irwan Rahadi bisa memaksimalkan program ini. Sudah saatnya dinas ini berlari kencang menyelesaikan berbagai persoalan sampah di Kota Mataram.

a�?Tidak seperti yang kita dengar, masih harus melakukan pemetaan dan mencari solusi. Saya rasa, tinggal dilaksanakan apa yang sudah dirancang baik kepala dinas sebelumnya,a�? kata Ismul.

Saat ini masyarakat menunggu aksi nyata dinas yang baru. Ia yakin, adanya penyatuan antara Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Kebersihan menjadi Dinas Lingkungan hidup, tidak lagi melahirkan ego sektoral. Sehingga Dinas LH bisa fokus menuntaskan persoalan sampah dengan berbagai program yang ada.

a�?Saya rasa pola angkut buang ini masih jadi salah satu solusi yang paling memungkinkan menyelesaikan soal sampah perkotaan,a�? lanjutnya.

Di samping program yang sifatnya teknis, pemerintah juga bisa menggenjot peran serta dan pelibatan masyarakat untuk mengolah sampah. Cara ini, akan sangat besar pengaruhnya, meminimalisasi sampah di tingkat hulu. Dengan demikian yang terbuang hanyalah residu sampah.

a�?Jangan lagi ada keluhan sulitnya membuang sampah dari TPS ke TPA, karena persoalan armada. Dengan program Rp 50 juta perlingkungan itu saya rasa ini sangat efektif,a�? ujarnya.

Terkait pemanfaatan teknologi seperti tungku sampah (osamtu, Red), Ismul justru menilai belum saatnya teknologi ini diterapkan. Apalagi, mengingat pilot project tungku sampah di Sweta ini ternyata masih menyisakan persoalan emisi karbon yang belum bisa ditemukan jalan keluarnya.

a�?Kalau ada contohnya yang berhasil saya rasa bisa dilanjutkan. Tetapi itu kan saya dengar masih menyisakan masalah,a�? tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas LH Kota Mataram Irwan Rahadi mengatakan pihaknya sudah berusaha bergerak cepat. Hanya saja karena persoalan sampah bukan perkara mudah, mereka perlu melakukan pemetaan persoalan terlebih dahulu. “Kita mulai susun rencana, petakan masalah, dan cari solusinya,a�? kata Irwan.

Sementara itu, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dalam berbagai kesempatan, terus menjanjikan persoalan sampah akan bisa tuntas tahun 2017 ini. Sorotan dari banyak pihak, dampak yang ditimbulkan dari penyakit hingga bencana banjir membuat ia berkomitmen menuntaskan persoalan ini.A� Di tahun 2017 ini kami ingin tuntaskan masalah sampah,a�? kata Ahyar.

Tahun ini juga akan mulai digulirkan anggaran Rp 50 juta pada 335 lingkungan di Kota Mataram. Sebagian besar, ploting anggaran digunakan untuk membeli alat kebersihan. Di antaranya motor roda tiga dan karung sampah dan insentif petugas kebersihan di tingkat lingkungan.

Pembelian motor roda tiga dinilai efektif, untuk mengangkut sampah tertuama di lingkungan yang berada di lingkungan sempit. a�?Saya berharap dinas terkait bisa segera berlari kencang menyelesaikan persoalan-persoalan ini,a�? tandasnya. (zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka