Ketik disini

Giri Menang

Aset Santosa Terancam a�?Nganggura�?

Bagikan

GIRI MENANG – Aset Hotel Santosa yang disita oleh Pemkab Lombok Barat sejauh ini belum ada tanda-tanda laku terjual. Pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Mataram selaku kuasa lelang, belum juga memberikan konfirmasi kepada Badan Pendapat Daerah (Bapenda) Lobar jika aset sitaan tersebut telah laku terjual.

Tidak ada kabar. Ini belum ada jawaban untuk Santosa,a�? ungkap Kepala Bapenda Lobar Hj Lale Prayatni, kemarin (20/2).

Sejak disita 9 Desember 2016 lalu, Lale memastikan aset Hotel Santosa masih belum lengkap persyaratan lelangannya. Pihak KPKNL Mataram meminta fotocopy sertifikat, sebagai persyaratan lelang ke Bapenda Lobar.

“Ini saya sedang bersurat ke Santosa, minta fotocopy sertifikat,a�? ujar Lale.

Sementara soal plang sitaan, Lale menegaskan plang tersebut tidak boleh dicopot. Selama masa penyitaan masih berlangsung. Pihaknya mengancam, jika plang tersebut sampai dicabut, pihaknya akan menutut pihak hotel. a�?Kalau dipakai lagi (lahan) kita tuntut lagi dia,a�? tegasnya.

Sebelumnya, Pemkab Lobar melakukan penyitaan terhadap aset Hotel Santosa berupa lapangan tenis dan lahan parkir hotel. Penyitaan dilakukan menyusul pihak hotel tidak mampu melunasi utang pajak yang kini tersisa Rp 5,8 miliar. Ditambah pajak 2016 yang belum dibayar sebesar Rp 1,9 miliar.

Lale mengaku sudah menyiapkan langkah berikutnya, apabila aset tersebut belum juga laku terjual. Namun dirinya enggan membeberkan langkah tersebut seperti apa.A� a�?Belum saya buka, ini masih rahasia. Ada lah, ada jurus jitu,a�? tandasnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka