Ketik disini

Selong

Dewan Minta Pemkab Putus Kontrak

Bagikan

SELONGA�– Hingga batas kontrak pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji 19 Februari lalu, pengerukan belum juga dilaksanakan. Kapal keruk Cai Jun 1 kemarin (21/2) hanya terlihat parkir tanpa aktivitas di perairan Labuhan Haji. Otomatis, pengerukan kolam labuh dipastikan batal dilaksanakan.

“Segera ya (Putus kontrak, Red). Jangan habiskan energi untuk mengurus broker,” tegas Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal kemarin kepada Lombok Post.

Pernyataan Rizal ini merujuk pada apa yang telah disampaikan PPK Proyek pengerukan kolam labuh Labuhan Haji. Dimana, proses pengerukan akan dimulai setelah mendapatkan izin lingkungan sejak 9 Februari lalu. Kemudian proses akan berakhir hingga 19 Februari. Sayang hingga kemarin, tak terlihat adanya proses pengerukan sedikitpun.

“Belum mulai mas,” kata salah seorang petugas Pelabuhan Labuhan Haji.

Padahal, PPK proyek pengerukan kolam labuh Pelabuhan Labuhan Haji dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nugroho didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Mulki beberapa waktu lalu mengatakan, kalau lewat dari tanggal 19 Februari pengerukan belum juga dilaksanakan kontraknya akan diputus.

“Uang muka yang telah diserahkan kepada kontraktor akan kami ambil kembali,” kata mereka berdua.

Terpisah,A� Kepala Dinas PUPR Lotim Toni Satrya Wibawa ketika ditemui di Sambelia Jumat (17/2) lalu menolak dimintai keterangan terkait proyek pengerukan Labuhan Haji. “Wawancaranya jangan lain-lain ya.A� Fokus terkait perbaikan infrastruktur (pasak bencana di Sambelia) saja,” pintanya mencegah wartawan menanyakan progres pengerukan kolam Labuh Labuhan Haji.

Diketahui, Ketua DPRD Lotim mengatakan Kadis PUPUR Lotim saat ini merupakan panitia lelang yang saat itu menunjuk kontraktor pemenang tender pengerukan ini.A� Dengan batalnya pengerukan kolam labuh Labuhan Haji, anggaran sekitar 30-40 miliar di tahun 2016 gagal dimanfaatkan Pemkab Lotim.

“Padahal anggaran tersebut harusnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pembangunan infrastruktur yang lain,” ucap Ketua DPRD Lotim H Khairul Rizal. (ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka