Ketik disini

Headline Sumbawa

Pendataan Korban Belum Rampung

Bagikan

SUMBAWAA�– Hingga saat ini, tim verifikasi dan validasi korban banjir di Kabupaten Sumbawa masih bekerja di lapangan. Tim menindaklanjuti laporan yang diterima dari camat maupun kades yang terkena dampak dari bencana banjir lalu. Setelah tim mengumpulkan laporan, selanjutnya A�pemerintah segera menyusun rencana aksi penanganan.

Kepala Bappeda Sumbawa H Iskandar mengatakan, masa tanggap darurat yang di SK-kan bupati berlaku hingga 27 Februari 2017. Sehingga, saat ini belum ada data pasti dari bencana alam yang melanda Kabupaten Sumbawa. Namun tim verifikasi dan validasi data korban bajir telah bergerak di lapangan. Hal ini dilakukan untuk memantapkan data-data yang pernah dilaporkan oleh pemerintah kecamatan yang terdampak.

Ande, sapaan akrabnya mengungkapkan, penyusunan data korban banjir masih dihitung hingga kemarin pagi (20/2). Diharapkan semua datanya masuk pada sore hari. Tim melakukan verifikasi lalu membandingkan dengan fakta di lapangan.

a�?a��Kan bisa jadi camat melapor pada saat mereka terendam, sehingga seolah-olah semua rumah akan rusak. Setelah air turun, bisa jadi rumah yang terendam itu tidak terbawa banjir, sehingga bisa saja angka tim verifikasi lebih kecil dari laporan camat,a�? ujarnya.

A�Dijelaskan, tim melakukan pendataan sesuai yang terjadi di lapangan. Artinya pendataan harus dilakukanA�by name by adress.Ini sekaligus untuk membuktikan bahwa masyarakat yang terdata tersebut betul-betul layak untuk mendapatkan bantuan.A�Karena saat tim turun ada yang tidak ada di rumahnya. Kalau nama korban tidak ada, maka tidak akan masuk dalam data. Padahal yang bersangkutan seharusnya menerima bantuan karena rumahnya rusak.

A�Tim yang memasukan data ini harus tahu siapa nama-nama korban yang menghuni rumah tersebut. Hal ini juga menjadi penghambat sehingga proses pendataan memakan waktu. Selain itu bisa saja penghuni rumah bukanlah pemilik rumah.

Sementara itu untuk rumah yang hancur akan diusulkan ke Kementerian Perumahan. Sementara untuk penghuninya, walaupun bukan pemilik namun bisa mendapatkan jatah hidup (jadup).

Setelah data ini lengkap, langkah selanjutnya yang akan dilakukan yakni menyusun rencana aksi penanganan pascabencana. Nantinya Bupati Sumbawa akan mengeluarkan SK untuk penyusunan dan penanganan pascabencana.

a�?a��Mudah-mudahan tidak terjadi bencana susulan. Sehingga tidak lagi kita untuk menambah atau memverifikasi data kembali atas musibah yang terjadi setelah tanggal 12 Februari kemarin(20/2) itu,a�? pungkasnya. (run/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka