Ketik disini

Giri Menang Headline

Puluhan Rumah Terancam Digusur

Bagikan

GIRI MENANG – Rencana revitalisasi kawasan wisata Senggigi yang dicanangkan oleh Pemkab Lombok Barat sebelumnya, bakal terwujud dalam waktu dekat. Penataan destinasi wisata unggulan di Lobar itu dipastikan dimulai tahun ini.

Anggaran yang digelontorkan pada tahap pertama itu mencapai Rp 3 miliar. Kemarin (21/2), para stakholder yang terlibat mulai dari Dinas PU-PR dan Dinas Pariwisata mempresentasikan desain penataan kawasan langsung di depan Bupati Lobar H Fauzan Khalid.

Dari pertemuan tersebut menghasilkan, revitalisasi dimulai dari spot I yakni perbatasan Lobar-Mataram di Meninting menuju Montong Batulayar. Pengerjaannya diperkirakan mulai April mendatang.

Plt Kepala Dinas PU-PR I Made Arthadana, menjelaskan, penataan kawasan Senggigi dibagi menjadi enam spot. Spot pertama Meninting menuju Montong, spot keduaA� Montong hingga makam Batulayar, spot tiga dari Makam Batulayar hinga Batu Bolong.

Kemudian spot empat Batu Bolong hingga Senggigi, spot lima dari Senggigi ke Kerandangan, dan spot enam kawasan Kerandangan. “Perencanaan sudah siap tinggal tindak lanjutnya,a�? terangnya usai pertemuan.

Anggaran APBD yang ada di Dinas Pariwisata Lobar saat ini, lanjut Made sebesar Rp 3 miliar. Sedangkan totalitas penataan kawasan tersebut memerlukan anggaran lebih dari Rp 30 miliar.

“Totalitas sementara belum tentukan, masih dihitung oleh konsultan. Kurang lebih spot satu RP 9 miliar,a�? bebernya.

Dijelaskan Made, perencanaan tersebut bisa disinergikan dengan anggaran-anggaran lain. Seperti BWS untuk sepadan sungai, pemerintah provinsi serta sektor lain-lain yang berkaitan dengan rencana revitalisasi tersebut.

“Hasil koordinasi dengan provinsi sudah ada perencanaan RTBL, termasuk pelebaran jalan kedepan provinsi siap merencanakan disamping itu pusat melalui dirjen bina marga,a�? tandas Made.

Penataan revitalisasi kawasan Senggi bakal a�?dikeroyoka�? oleh sejumlah pihak. Namun imbas dari rencana tersebut, sejumlah warga akan direlokasi. Diperkirakan sekitar 30an rumah bakal tergusur.

“Pemerintah harus perhatikan betul masyarakat yang terkena relokasi,a�? harap Camat Batulayar Suparlan.

Ia juga berharap, agar rencana tersebut segera disosialisakan kepada masyarakat untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi ada penolakan dari warga setelah pengerjaan telah berjalan.

Kadis Pariwisata Lobar Ispan Junaidi mengaku terkait rencana revitalisasi ini masih mengalami kekurangan anggaran. Karena itu akan dilakukan bertahap. “Pengerjaanya dilakukan bertahap, tidak bisa sekali-sekali,a�? imbuhnya.

Di tempat yang sama Bupati Lobar H Fauzan Khalid menitip pesan agar jajaran SKPD yang terlibat serius dan fokus mengerjakan proyek tersebut. Menurutnya, A�jangan hanya memikirkan soal kekurangan anggaran, namun kerja sesuai mekanisme yang ada.

Revitasliasi kawasan Senggigi secara umum, kata bupati, tidak bisa dilakukan sekaligus. Sebab itu dilakukan bertahap dimulai dari titik pertama di Meninting dengan anggaran yang digelontorkan senilai Rp 3 miliar.

“Kita memulai penataan kawasan wisata. Dan ini perencanaanya jangka panjang,a�? pungkasnya. (zen/r5)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka