Ketik disini

Metropolis

Tiga Orang Pegawai Dipecat

Bagikan

MATARAMA�– Para pegawai negeri sipil (PNS) mulai saat ini harus bertaubat dari sifat malas. Jika tidak, sanksi berat akan mereka terima. Sepanjang tahun 2016, Pemprov NTB memberikan hukuman disiplin kepada 90 orang pegawai yang melanggar disiplin. Tiga diantaranya dipecat atau pemberhentian tidak dengan heromat.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB H Fathurrahman menyebutkan, tiga pegawai yang dipecat berasal dari 1 orang PNS Pemprov, 1 orang PNS dari Kabupaten Lombok Barat,A� dan satu orang pegawai tidak tetap (PTT). Dua orang sudah diberikan sanksi, sementara satu orang masih dalam proses, tapi tetap akan diberikan sanksi berat.

Mereka dipecat dengan alasan melanggar disiplin pegawai, seperti tidak masuk hingga ratusan hari, mengkonsumsi narkoba, melakukan perbuatan kriminal lain dan sebagainya. a�?Kalau tidak masuk ratusan hari sudah melebihi batas kewajaran, kita lakukan tindakan,a�? kata Fathurrahman, kemarin (21/2).

Fathurrahman tidak menyebutkan nama dan SKPD tempat bertugas. Tapi ia memastikan mereka yang dipecat bekerja di bagian staf SKPD.

Pemberian sanksi sudah melalui berbagai tahapan sampai akhirnya pemerintah mengambil langkah tegas. Tapi tidak semua PNS yang mendapat hukuman berat berakhir pemecatan.

Dari 13 orang yang mendapat hukuman berat, 8 orang diantaranya dikenakan sanksi penurunan pangkat selama tiga tahun dan pembebasan jabatan 2 orang.

Menurut Fathurrahman, mereka masih diberikan kesempatan sekali lagi untuk berubah. Tapi jika mereka tidak masuk lagi, maka pemerintah tidak segan-segan memberhentikan dengan tidak hormat.

Sedangkan PNS yang mendapat hukuman ringan sebanyak 52 orang dan hukuman sedang 25 orang. Hukumannya bervariasi mulai dari teguran lisan, teguran tertulis, penundaan kenaikan gaji, penundaan kenaikan pangkat, hingga pemberhentian sementara bagi PTT.

Setelah ditelusuri, berbagai alasan diungkapkan PNS tersebut, mulai dari alasan sakit, karena ekonomi keluarga dan sebagainya. Artinya, PNS tersebut kemungkin memiliki pekerjaan lain di luar.

Ia menambahkan, untuk meningkatkan kinerja PNS, evaluasi terhadap displin pegawai akan terus dilakukan. Tapi untuk tahun 2017 baru akan dilakukan di akhir triwulan pertama, Maret mendatang. a�?Model pembinaan mungkin akan lebih baik dari tahun kemarin,a�? katanya.

Pembinaan akan dilakukan secara berkala terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemprov NTB. Sebab ia tidak ingin tingkat kedisiplinan pegawai mengalami penurunan.

Dengan kata lain tahun depan harus lebih baik, salah satu indikatornya semakin sedikit PNS yang melanggar disiplin.

Semua kepala SKPD juga diminta proaktif melakukan pembinaan. Hal itu sudah menjadi kewajiban seorang pimpinan SKPD. Bila ada jajaran yang bermasalah, mereka harus melaporkan ke BKD.

Ketika tidak dilaporkan, maka kepala SKPD yang akan terkena sanksi. a�?BKD memberikan teguran tertulis karena dianggap lalai terhadap disiplin pegawianya,a�? tandas mantan Karo Kesra NTB ini. (ili/r7)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka