Ketik disini

Selong

Petani Sembalun Berharap KUR

Bagikan

SELONGA�– Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank NTB selama ini ternyata belum banyak dirasakan manfaatnya oleh para petani. Karenanya, mereka tak segan meminta kepada Direktur Unit Usaha Syariah (UUS) Bank NTB Saharudin untuk memberikan kesempatan bagi mereka mengakses bantuan permodalan KUR.

“KUR ini kami belum pernah dapat dari Bank NTB. Padahal para petani di sini sangat membutuhkan,” kata Kades Sembalun Lawang H Idris.

Selama ini program KUR ini banyak menyasar para pedagang dan pengusaha kecil hingga skala menengah. Padahal, KUR dinilai tidak hanya bertujuan untuk itu. KUR seharusnya juga bisa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

“Karena kami di Sembalun ini kan fokusnya pada usaha pertanian. Jadi jarang kami diberikan akses KUR ini. Makanya ini yang kami harapkan pada Direktur Bank NTB dan Pimpinan Cabang Selong,” sambung Idris.

Para petani tidak menampik bahwa mereka kerap mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah. Hanya saja kehadiran bantuan itu dikatakan hadir kadang tidak tepat waktu. Sehingga penggunaannya tidak sesuai sasaran.

“Makanya kami dari petani pernah meyampaikan ke pak wakil Gubernur meminta lebih baik kami diberikan kredit lunak dengan bunga redah. Karena kami bisa manfaatkan dengan baik,” tuturnya.

Permasalahan yang dihadapi para petani untuk mengakses KUR dikatakan tidak bisa jika dilakukan secara pribadi. Untuk itu, petani diminta membentuk kelompok tani. “Kami sudah lakukan itu dan Alhamdulillah ada yang dapat bantuan dari Bank BNI. Tapi itu kan jumlahnya terbatas, makanya kami juga berharap Bank NTB,” harapnya.

Terkait hal ini Direktur UUS Bank NTB Saharudin menjelaskan Bank NTB pernah memberikan kredit modal kerja untuk para petani yang menanam bawang putih. Namun kerjasama itu sempat terputus akibat harga yang anjlok. Karena pemerintah saat itu banyak mengimpor bawang putih dari Thailand.

“Dari segi kualitas dan aroma bawang putih petani Sembalun memang lebih bagus dari Thailand tapi harganya saat itu sempat turun,” terangnya.

Dengan adanya permintaan para petani untuk mendapatkan KUR, Saharudin berjanji akan mengupayakan hal tersebut. “InsyaAllah tahun ini ada KUR untuk membantu petani. Kita juga lihat nanti potensi syariahnnya karena BPD Bank NTB juga akan mencoba beralih ke syariah,” janjinya.(ton/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka