Ketik disini

Metropolis

Akhirnya BSK Cairkan Tabungan Isnaini

Bagikan

MATARAM – Hampir satu tahun menuntut haknya, Isnaini, pedagang sayur di Pasar Mandalika, akhirnya bisa bernafas lega. Korban penipuan oknum mantan Karyawan Collect Bank Samawa Kencana (BSK), Kamis sekitar pukul 10.30 wita, akhirnya bisa mencairkan tabungannya.

a�?Alhamdulillah,a�? kata Isnaini penuh syukur.

Ia di dampingi suaminya menerima langsung uang kontan senilai Rp 23,8 juta dari BSK. Ini setelah Isnaini mengakui, sudah menarik Rp 2 juta dari total tabungannya Rp 25,8 juta dari J, ketika masih bekerja di BSK.

a�?Saya bersyukur ada iktikad baik dan tanggung jawab pihak bank atas kenyamanan dan keamanan nasabah. Terima kasih juga pada OJK dan media,a�? ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Isnaini berkali-kali, bolak-balik mencairkan tabungan di BSK. Saat itu, dengan berbagai alasan, upaya Isnaini tidak membuahkan hasil. Titik terang baru terlihat, setelah Isnaini melaporkan persoalan ini pada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB. Akhirnya, kemarin Isnaini pun menerima haknya.

a�?Saya siap bantu (BSK) dan jadi saksi untuk memberatkan J (inisial, Red),a�? janjinya.

Proses penyerahan, juga dibarengi dengan pengembalian sepeda motor matic dengan nomor polisi DR 2160 HN pada pihak BSK. Sebelumnya sepeda motor ini diduga, digunakan pelaku J, untuk mengelabuhi Isnaini agar tidak mencairkan tabungan.

a�?Kami percaya BSK punya niat baik mencairkan tabungan. Semoga berita ini bisa memulihkan nama baik BSK,a�? harapnya.

Wakil Kepala Pimpinan Cabang BSK Mataram Muhammad Said menegaskan langkah penggantian dana ini sebagai komitmen dan bentuk tanggung jawab BSK. Ia mengakui proses pencairan memang butuh waktu lama. Jika diukur dari upaya yang bersangkutan mengajukan pencairan yakni akhir Ramadan tahun lalu.

Itu karena pihaknya masih berharap pelaku J, bisa tertangkap dan mengklarifikasi kebenaran jumlah tabungan Isnaini. Hanya saja karena ada perintah langsung dari Direksi BSK untuk segera mengganti uang nasabah, dengan bukti buku tabungan, barulah pihaknya bisa memproses.

a�?Sebenarnya direksi juga mau hadir hari ini, tapi mungkin ada halangan lain,a�? kata Said di sela-sela penyerahan tabungan.

Said berharap Isnaini dapat membantu pihak BSK menjadi saksi tambahan, guna menjerat J. Prilaku J dinilai telah menganggu persepsi masyarakat terkait kinerja BSK. Karena itu, ia akan mengupayakan lebih selektif lagi dalam memilih karyawan ke depan.

a�?Kami akan ada rekruitmen karyawan lagi. Dengan persyaratan yang lebih ketat,a�? janjinya.

Said sendiri mengungkapkan, masih ada lagi korban J. Dia adalah warga dengan alamat yang sama dengan Isnaini. Untuk diketahui, selain Isnaini ada satu orang korban J lagi yang akhirnya bisa mencairkan tabunganya hari itu. Yakni atas nama Evi Agustina dengan nilai tabungan Rp 900 ribu.

Isnaini dan Evi sama-sama berasal dari Sembalun, Lombok Timur. Tetapi, tinggal di kawasan Dasan Lekong Turida, Mataram. Lalu menjadi pedagang di Pasar Mandalika.

a�?Kalau saya lihat memang dia sengaja incar mereka yang berasal dari Sembalun. Karena mungkin alamatnya jauh,a�? duganya.

Untuk saat ini, baru dua orang yang telah dicairkan tabunganya oleh BSK. Said enggan berspekulasi apa ada korban lain selain mereka. Ia tidak ingin ada oknum yang ingin memanfaatkan situasi. Sebelum benar-benar terverifikasi memiliki tabungan yang layak untuk dicairkan. A�(zad/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys